METRO ini kami dapatkan dari seorang hobbies yang sudah pensiun lomba, pemilik lamanya adalah seorang Pengusaha Tekstil di Majalaya. Sewaktu di take over pemilik pertamanya harga METRO ini cukup memekakan telinga saya sehingga saya enggan untuk menawarnya tapi kebetulan si pemiliknya itu sudah mengenal nama SKL BF dan mengawali pembicaraan  kami dengan berkata: “Saya tidak mengharapkan harga METRO seperti sewaktu saya membelinya”, nah ini awal berbisnis yang cukup bagus saya pikir. Kemudian saya berbalik bertanya, “Jadi mau dilepas berapa Om?”, dia langsung menjawab sambil mengerutkan dahinya: “Saya tidak berniat menjualnya melainkan menitipkannya kepada Anda”. Weloh tadi saya mendengar dari penghubungnya katanya mau dijual kok sekarang mau menitipkan kepada saya, tetapi saya langsung bisa memahami karakter si Om ini, memang kadang beginilah perilaku orang yang sudah kebanyakan duit jadi kita harus mengerti bahasanya.

Lain dengan si Penghubung kami ini yang sudah kelihatan gelisah karena kalau iya cuman sekedar dititipkan yah sama-sama tahu saja bagaimana dengan komisinya, otomatis ala kadarnya saja. Singkat cerita memang awalnya si Om itu mau menjualnya tetapi (kata si Om-nya lho) setelah berbincang-bincang dengan kami timbul rasa percaya si Om itu kepada kami yang memang sudah berkecimpung di dunia penangkaran disamping itu mungkin si Om-nya masih merasa sayang kepada si METRO, jadi bahasanya tidak dijual melainkan dititipkan. Dia cuma berharap kapan-kapan bisa mendapatkan sepasang anakan METRO yang TERBAIK dari kami. Saya langsung jawab tanpa berpikir: “Siap Boss”, akhirnya kami boyong METRO ke Jatibarang tanpa memgeluarkan uang sepeserpun juga. He…he… Memang kalau sudah rejeki gak akan kemana-mana larinya tapi Amanah yang kita emban ini merupakan beban moril yang sangat-sangat besar.

Eh…3 bulan kemudian si Om menelpon saya, awalnya saya pikir mau menanyakan keberadaan anakan si METRO yang memang belum ada ternyata dugaanku meleset 200%, si Om menelpon hanya sekedar untuk pamitan mau pindah rumah ke Negeri Paman Sam. Hati saya benar-benar tersentak dan terharu mendengar berita tersebut terus saya bertanya: “Bagaimana dengan si METRO ini Om?”, dia menjawab: “METRO sudah berada pada tangan yang terbaik”, maksud si Om tidak lain adalah memberikan METRO kepada kami sebagai kenang-kenangan atau bahasa gaulnya kurang lebih sebagai hadiah saja. Hati saya tersentak dan merasa terharu untuk kedua kalinya. Ternyata suara si METRO benar-benar dahsyat dengan tembakan khasnya Cililin dan Kenarian persis seperti yang di ceritakan si Om sebelumnya. Sekali lagi Terimakasih banyak Om semoga selalu betah-betah saja di Amrik sana…Salam untuk keluarga…

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

4 Comments

  1. Wah….. Senangnya, alhamdulillah mmg rejeki gak kemana ya OM……. Tlg di posting anakan metro, kalo sdh ada. Tq

  2. Memang jodoh Takkan kemana,…..benar2 menyentuh kisah siMETRO… Sukses slalu SKL.
    by; penggemar SKL.
    yonki

  3. wah sungguh asyiknya si metro..salam sukses selalu, nanti kalo sudah beranak diposting anaknya si metro om, hihihih

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>