SENOS ini kami dapatkan dari salah seorang Hobbies yang berdomisili di Medan, ketika itu orang kami sengaja bertandang ke Medan (awal/pertengahan 2011) untuk hunting Murai Batu setelah mendapat kabar bahwa ada MB dahsyat yang barusan saja memenangkan sebuah Event Lomba Burung Berkicau (lomba Regional) disana dengan menyabet 2 kali prestasi yaitu Juara ke-3 di kelas yang paling bergengsinya dan juara ke-2 di kelas Murai Batu yang berikutnya padahal kondisi bulunya ketika itu masih agak basah. Kami merespon cepat dengan mengutus seorang sahabat di Jakarta untuk memantau burung tersebut, awalnya kami berpikir beli burung di Medan itu jauh lebih murah dari pada kita beli di Tanah Jawa. Eh…ala mak ternyata harga burung disana sama bahkan penawarannya lebih tinggi dari harga di Jawa.

Orang kami ini sangat tertarik dengan penampilan physik si burung yang sangat sangar meskipun belum mendengar suaranya. Seingat saya ketika itu dia menelpon : “Tidak usah mendengar suaranyapun, hanya melihat postur dan sorot matanya saja, saya sudah yakin dengan burung ini jika penawaran harganya masih sebatas wajar”, saya jawab : ” Wuah itu kebiasaan kamu yang jelek yang hanya pakai felling untuk melihat seekor burung, kayak Dukun saja kamu” tapi harus di akui memang dia seorang pakar Murai yang selama ini tidak pernah meleset dalam memilih burung untuk saya asal kepala dan hatinya lagi dalam keadaan “normal”. “Pak kalau kita suruh pemiliknya demoin suara tuh burung dikhawtirkan harganya akan melambung tinggi, kita percaya saja sama dia…itu salah satu trik untuk mendapatkan burung mewah disini tapi harga agak miring” dia menjelaskan dengan yakinnya, “Ya sudah terserah kamu saja lah gimana baiknya, saya tahunya burung itu sesuai dengan yang di ceritakan kontak person kita disitu” timpal saya.

Singkat cerita burung ini akhirnya berganti ke pemilikan ke tangan kami karena harga burung tersebut masih realistis untuk di take over berkat “trik” rasa saling percaya itu, jadi orang Medan sana akan lebih suka dan tersanjung kalau kita tinggal percaya saja. Memang dalam berbisnis kadang rasa saling percaya itu penting tetapi tetap kita harus waspada dengan siapa kita berhadapan. Ternyata setelah sampai di tempat kami burung itu betul-betul sangat-sangat memuaskan, baik suara, mental maupun penampilan physiknya, yang menambah nilai plus burung itu ternyata usianya juga masih relatif muda, menurut penuturan pemiliknya baru saja selesai mabung yang ke tiga kalinya. Tetapi ada saja musibah yang harus diulangi yaitu ekornya lepas/copot semua di kotaknya selama penerbangan, kesalahan orang saya itu karena ekornya diikat padahal lebih aman kalau ekornya dibiarkan bebas begitu saja tapi tak apalah yang penting burungnya sehat.

Suaranya kasar dan volumenya dahsyat lah, isian masih sebatas Cililin, Lovebird, Jalak Suren, Ciblek dan crecetan burung-burung kecil lainnya. Karena ekornya protol akhirnya burung tersebut kami masukan ke kandang ternak, lumayan untuk bisa mendapatkan keturunanya terutama anakan betinanya karena kami sebagai penangkar lebih mengutamakan keturunan betinanya untuk dijadikan Basic Blood. Bagi penangkar, khususnya kami, keturunan jantan kelak hanya di jadikan patokan apakah ibunya itu bisa dipakai sebagai indukan sejati atau tidak, terutama jika indukan betinanya hasil tangkapan hutan yang kita tidak tahu dengan jelas asal usul leluhurya.

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>