Pekerjaan ini memang kadang agak mengesalkan, harus di akui tidak semua perawat burung saya juga bisa atau sabar menjalankan tugas yang satu ini. Kalau di perhatikan ada orang2 tertentu yang tanpa di sadari memancarkan energi Negativ dari dalam dirinya misal karena tidak tenang, tidak sabar atau tidak percaya diri mengerjakan pekerjaan yang satu ini sehingga justru membuat si burung jadi tambah ketakutan saja. Jadi intinya hanya terletak pada kesabaran kita saja, memang KESABARAN adalah kunci utama dalam kehidupan kita untuk bisa mencapai kesuksesan.

Langkah pertama : kita siapkan kayu atau sesuatu di bawah sangkar burungnya sehingga ketinggian pintu sangkar dan pintu keramba mandi sama, agar supaya kita tidak repot2 selalu mengganjal dengan salah satu kaki kita untuk mencapai keduanya pada ketinggian yang sama dan otomatis bisa kita tinggal pergi tanpa mendapatkan stres untuk menunggu pindahnya si burung.

Langkah kedua : pagi hari di saat si burung merasa lapar sengaja kita kasih jangkrik sebagai sarapan di sangkarnya hanya satu ekor saja, asal untuk mengisi perut si burung kemudian sisanya kita tebarkan di dalam keramba yang sengaja kita kosongkan airnya agar si jangkrik bisa bergerak kesana kemari untuk menggoda si burung yang sedang kelaparan itu mau terpancing masuk ke dalam keramba. Jangkrik yang kita tebarkan di keramba mandi hanya kaki belakangnya saja yang kita hilangkan supaya masih bisa bergerak. Langkah kedua ini kita jalankan setiap pagi hari selama beberapa hari sampai si burung lancar pindahnya. Proses ini tujuan awalnya adalah untuk melancarkan si burung terbiasa pindah dari sangkar ke keramba mandi.

Langkah ketiga : setelah si burung lancar keluar masuk keramba mandi baru kita isi keramba mandinya dengan air. Mudah-2an si burung akhirnya mau mandi juga, kalau tidak mau mandi juga di sarankan jangan main semprot yah karena itu bisa mempengaruhi mental burung. Kalau tidak mau mandi di hari itu berarti dia tidak ada kebutuhan mandi, ya kita masukin lagi saja si burung ke sangkarnya, gampang besok kita ulangi lagi. Semoga bermanfaat dan sukes…

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

14 Comments

  1. Hehehe.. terima kasih trik nya nih… jadi biar dia terbiasa masuk ke keramba dl ya…

    Nanti insyaAllah ta coba…

  2. Biasanya sy langsung di isi air, sama kasi jangkrik di dalamnya, sampingnya kasih burung yang biasa mandi keramba biar dia kepancing mandi, memang lama.. kemarin aja dia blm mau masuk, ya uda berhenti dl lanjut besok lagi..

  3. Om…sbaiknya mulai d ajari mandi d kramba pd usia brapa om?

    • @Dodi Setiawan, diatas 2 bulanan atau jika sudah lancar bisa makan sendiri.

  4. Nomer yang bisa di hubungin dong om

    • @Saryanto, tercantum semua pada setiap artikelnya, paling bawah.

  5. haddewh.om muraiku awalnya sudah saya latih keluar masuk keramba bahkan dia mau mandi dan sekarang gk tau knapa tiba2 dia susah lagi masuk kramba seolah seperti takut masuk keramba mandi..kira2 knapa ya om?

  6. Om muraiku umur skitar 4 bulanan,udah biasa keluar masuk keramba..tapi kog gak mandi mandi ya?takut sama airnya tidak berani turun..sudah di tebari jangkrik malah mlongo

  7. Baru aja lepas trotol om..yg lain udah ngikutin tips dari om,semua lancar keramba.
    Yang ini kecil sendiri susah banget gak njebur njebur..

    • @Wida, mungkin dulu waktu mabungnya sangat jarang dimandikan yah?
      Coba disemprot embun saja, tp jangan langsung ke badannya yah, karena akan mengganggu mental fighternya.
      Boleh disemprot asalkan tidak langsung ke badannya.
      Jadi semprtotannya diarahkan keatas, seolah olah ada air hujan yg mambasahi badannya.

      • Iya jarang om..ok om terimakasih..di coba dulu hehe

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *