Untuk settingan dan penjemuran murai di artikel ini tidak perlu kita bahas lagi karena dianggap semuanya sudah tahu, yang kita bahas disini hanyalah hal hal yang sepeleh tetapi dampak untuk jangka panjangnya akan sangat berpengaruh sekali terhadap mental burung murai batu kita.

Pada umumnya jika kita memiliki seekor murai yang bagus diPASTIkan rekan rekan kita pada berkunjung ke rumah untuk sekedar melihatnya atau kita sebagai pemiliknya yang latah menunjukkan Jagoan kita itu atau bisa dibilang pamer kepada rekan rekan kita, tapi semuanya ini masih manusiawi lah. Sebetulnya semuanya ini kurang bagus bagi burung karena mereka tidak akan pernah merasa beristirahat dengan tenang, jadi ibarat manusia sih lagi enak enaknya tidur atau lagi seru serunya membaca novel tiba tiba kedatangan tamu, yah otomatis merasa terganggu juga kan???

Beberapa tips ringan tambahan untuk merawat gacoan kita supaya tambah joo…oossss :

1. Usahakan jangan main intip dari bawah kerodong jika kita ingin melihat gacoan kita karena kalau cara ini dilakukan terus menerus (secara tidak sadar) maka burung akan meresponnya denga buka sayap seolah olah dia juga siaga untuk menjaga dirinya, sikap murai yang kayak begini adalah tidak bagus. Jadi cara yang lebih baik adalah turunkan sangkar murai kita dari gantangannya, taruh di lantai baru buka kerodongnya tetapi kemudian langsung kita gantangkan lagi. Jangan dibiasakan melihat murai dalam keadaan posisi sangkarnya diletakkan di lantai apalagi dikerubungi oleh rekan rekan kita sambil disiul siulin. Alangkah afdolnya kalau melihat murai dalam keadaan sangkarnya digantang dan melihatnya dari jarak 1,5-2 m saja, dilihat dari dekatpun apanya yang mau dilihat kecuali mau dilego maka dari itu disarankan tidak usah banyak menceritakan atau mempertontonkan murai kita kepada publik kecuali dalam suatu pagelaran lomba.

2. Usahakan gacoan kita ini jangan sering sering digodain dengan cara disiulin atau dipancing emosinya dengan suara dari hp atau sejenisnya, kalau memang murai kita bagus begitu melihat musuh di lapangan pasti akan fight karena itu sudah bawaan karakter dari sononya.

3. Jangan sekali kali ngetrek sesama murai kita yang ada di rumah karena nanti pasti ada yang dianak tirikan.

4. Kalau memberi makan murai usahakan posisi sangkar selalu kita turunkan dari gantangannya jadi posisinya ada di bawah/ di lantai, jangan dalam posisi digantang.

5. Memberi makan selalu tepat waktu setiap harinya dengan porsi makan yang selalu mendekati sama banyaknya, jangan ditambahi atau dikurangin.

Mudah mudahan bisa bermanfaat, untuk kurang lebihnya silahkan tinggal ditambahkan saja…..

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

2 Comments

  1. Ass. wr.wb… maaf pak haji mengganggu….. apakah berpengaruh apabila sering mendengar suara murai betina ngeplong2… untuk murai batu yang dirawat untuk lomba …

    • @Cicit Cuit, sangat berpengaruh. Birahi si mb jantan menjadi susah dikontrolnya.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>