Seperti kita ketahui saat ini harga burung-burung masteran sudah merangkak naik, misalkan Love Bird bahan saja sudah dibandrol 750ribuan apalagi yang prospek denger-denger sudah mulai dibandrol 1,5jutaan. Nah untuk mengantisipasi lonjakan harga-harga burung masteran yang khas tersebut bisa kita ambil duplikatnya saja maksudnya masih banyak jenis burung lain yang bisa menirukan atau merekam suara burung lainnya tetapi harga masih relativ lebih murah jika dibandingkan dengan harga burung masteran aslinya.

Sebagai contoh kita ambil saja burung Rio-Rio yang usia muda, harganya otomatis masih murah kan? Kemudian kita tempel Rio-Rio tersebut dengan burung burung masteran kita yang lainnya misal Love Bird, Cililin dllnya tetapi Rio-Rio itu juga bisa berfungsi sebagai salah satu burung masteran untuk burung murai batu kita. Tanpa terasa Rio-Rio tadi bisa merekam suara Love Bird, Cililin, Jenggot.

Seiring dengan berjalannya waktu (paling lama 1 tahun lah) kita akan mempunyai seekor Rio-Rio yang full isian, kalau dari awal sekalian kita masterin sampai diatas 5 ekor otomatis dalam kurun waktu 1 tahun kita bisa mempunyai 5 ekor Rio-Rio yang bisa menguasai berbagai macam bahasa. Berarti kedepannya untuk memaster seekor burung murai batu cukup kita tempel dengan seekor Rio-Rio yang sudah full isian dan beberapa burung kecil lainnya saja tetapi burung-burung masteran favorit yang harganya relativ sudah mahal tidak perlu kita beli lagi karena lagu-lagunya sudah kita transfer keburung Rio-Rio tadi. Untuk jangka panjangnya lebih simple kan, karena otomatis biaya pakan untuk burung-burung masteran bisa kita tekan juga, misalkan Cililin yang doyan makan dan bukan rahasia umum lagi sangat sensitiv yaitu yang gampang mati.

Selain Rio-Rio masih ada beberapa jenis burung lainnya yang memiliki bakat yang sama diantaranya Ranting Emas, orang Padang menyebutnya Kinoi. Burung Kinoi juga salah satu burung yang sangat cerdas yang mempunyai kemampuhan cepat merekam suara burung-burung lainnya dan typikal suaranya sangat-sangat tajam. Atau Parkit, dia juga bisa menirukan suara burung Love Bird, Cukcak Jenggot dan juga Cililin.

Sebetulnya masih banyak burung-burung lainnya yang harganya masih relativ murah yang mempunyai kemampuhan menirukan suara jenis burung lainnya. Mudah-mudahan pencerahan ini bisa memacu kreativitas kita sesama kicaumania untuk menekan biaya perawatan murai batu. Amin…..

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

12 Comments

  1. Cendet termasuk ndak pak haji?

    • @Didin, iya, jelas-jelas pasti bisa.

      • assalamu alaikum pak haji,
        seandainya harus milih antara parkit dan cendet untuk dijadikan masteran, kira2 saya harus pilih yg mana ya?trims
        wassalam

        • @Syamsul, Cendet lbh praktis krn dia bs membawakan macam macam lagu. Tapi memiliki Parkit jg gak ad salahnya kok, kan hrg Parkit jg gak mahal mahal amat?

          • klo cendet digunakan untuk memaster MB, boleh kah ditempel berdekatan dan saling melihat? trims

          • @Syamsul, gak masalah…

  2. om kalo masteran burung srindit dan kolibri ninja apa bagus buat isian Murai Batu? trims

  3. Om kan cuma nyaranin beli rio” bkn beli burung masteran,, klo kita cuma beli rio” & ga beli burung masteran trus gmna caranya kita master rio” kita? Trus yg ke 2.. Klo kita master rio” ke burung master trus nnti rio” kita master ke murai. Ya mending dr awal kita master murai kita aja ngapain mesti lewat rio” jd perantara om? Malah mau nunggu 1 thn lg.. Uda keburu bosen..

    • @Fresss, kita beli Rio2 yg masih bahan yang masih muda, kemudian kita gantang disitu saja dg burung masteran yg sudah ada. Lama kelamaan akan termaster sendiri. Setelah termaster baru lah Rio2 yang sudah masuk isiannya itu bisa kita gunakan untuk memaster burung Murai Batu lainnya. Yah sedikit kreativ dikit gitu lah. Dalam hal ini kita kan mau menekan biaya unt pembelian burung masteran, atau untuk orang2 yang tidak mau memiliki burung masteran yg banyak, karena tidak sempat mengurusnya. Memang lebih baiknya sih pake burung masteran originalnya, tetapi baca sekali lagi judul artikelnya yah. He…he.
      Perlu diketahui juga, bahwa burung masteran seperti Rio2 itu tidak bisa merekam suara yang beralunan atau suara ngeban2nya MB yang sangat variativ. Dia hanya bisa merekam suara yang satu jalur, misal suara ngekeknya Love Bird yang satu arah/jalur, atau suara Jenggot, Cililin. Paham yah?

  4. kalau memaster pake media elektronik/mp3 gmn pak haji?

    • @Anoe, saya tidak bisa berbagi informasi, karena saya sendiri belum pernah mencobanya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *