Dijilid 1 kita sudah membahas sorot mata, paruh, kepala, mata dan leher MB. Nah pada jilid ke2 ini kita membahas lebih lanjut kebagian badannya.

– Bentuk badan MB :

Kalau bisa pilihlah bentuk badan yang panjang, ramping, athletis dengan dada yang lebar. Mungkin akan lebih gampang jika kita bayangkan bentuknya seperti Jantung Pisang. Bentuk badan seperti ini dipercaya mempunyai durasi kerja yang baik bahkan sangat baik tetapi sangat jarang untuk ditemuinya.

Pilih badan MB yang panjang saja sudah cukup, bentuk badan yang bulat lebih susah atau akan lebih banyak butuh perhatian dalam perawatannya, terutama erat kaitannya dengan penjemuran siburung. Kalau kita tidak tepat dengan resep penjemurannya maka siburung akan lebih cepat menjadi gembos.

Saya pribadi ngefans berat dengan typikal badan kucing, jadi kalau kita perhatikan kesan badan MB tersebut terasa kenyal. MB dengan karakter badan seperti itu perawatannya lebih gampang, maksudnya lebih cepat jadi dan tidak akan kehabisan tenaga.

– Sayap burung :

1. Untuk sayap burung kalau bisa nyari yang panjang, pengertian yang panjang disini yang bagaimanakah? Yang ujung sayapnya terlihat panjang melebihi ujung badannya, pokoknya kalau memang ada/menemukannya akan kelihatan sangat mencolok sekali jika kita bandingkan dengan yang standard.

MB dengan sayap yang menjuntai panjang dipercaya mempunyai paru-paru yang volumenya diatas standard karena dari sononya diciptakan mempunyai daya jelajah terbang yang lebih jauh jika dibandingkan dengan rekan-rekannya. Otomatis kalau volume paru-parunya lebih besar maka nafasnyapun juga lebih panjang, kalau tarikan nafasnya lebih panjang otomatis bawa lagunya juga akan mengikutinya.

Ini sudah terbukti sendiri dengan MB-Mb yang pernah kami miliki.

2. Dalam keadaan nyantai sayap burung harus selalu dalam kondisi sigap, maksudnya ujung sayap selalu berada numpang diatas bulu punggungnya yang berwarna putih itu dan menggunting satu sama lain. MB yang mempunyai typikal sayap seperti ini saya JAMIN mental dan kinerjanya Top Markotop.

– Bentuk ekor :

1. Untuk burung lomba tidak bisa dipungkiri pelomba pasti mencari panjang ekor yang sedang saja, sangat jarang MB Jawara memiliki ekor yang panjang atau bahkan sangat panjang. Tetapi bukan berarti serta merta MB ekor panjang jelek lho, mohon jangan salah pengertian.

Logikanya jika kita pergi mendaki gunung maka yang akan paling cepat mencapai puncak gunung yang beban bawaanya yang paling ringan, yang ranselnya paling berat dengan kondisi physik sama-sama terlatihnya pasti akan tertinggal dibelakang.

2. Pilih ekor yang lembaran daun ekornya kecil, tipis dan ujung ekornya agak terbuka sedikit supaya lebih aerodynamis.

– Kaki MB :

1. Pilih batangan kaki MB yang terkesan agak pendek sedikit jika kita lihat secara keseluruhannya tetapi yang besar karena kaki sangat penting untuk daya cengkeramnya jika siMB lagi ngotot nembak. Kaki yang tidak kokoh mustahil suara MB tersebut akan dahsyat.

2. Warna kaki sebetulnya tidak berpengaruh besar meskipun jujur saja saya adalah salah satu Muraimania fans berat dengan MB berkaki hitam. Semuanya hanya karena penampilannya yang lebih keren saja.

Semoga pencerahan ini setidaknya bisa membantu rekan-rekan sesama Muraimania dalam memilih MB bakalan, sekali lagi mohon maaf jika ada kesalahan dan kekurangan-kekurangan di artikel ini.


 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

24 Comments

  1. Saya kurang bisa membedakan MB jantan dan betina jika tidak disandingkan (jawa:dijejerkan)
    seringkali saya membedakannya dengan minta pedagang untuk menangkap, kemudian kita dekatkan jari ke paruhnya. Jika ia menggigit dengan keras, berarti jantan. Jika tidak menggigit atau menggigit tapi pelan (cenderung menghindar) berarti betina. Tapi cara ini sulit dilakukan jika penjualnya keberatan burungnya dipegang

    btw, proses penjodohan MB berapa lama ya om? bagaimana mengetahui usia MB (untuk tahu bahwa kedua indukan siap dijodohkan)? MB saya udah mulai berdekatan kalau tidur, tapi masih teriak trek…trek…dgn gaya mencakar ke dinding sangkar

    • @Mamad, jika sudah dewasa sebetulnya mudah sekali, bisa dilihat langsung dari panjang ekornya, bodynya juga. Jika belum paham membedakan jenis kelaminnya lebih baik ajak seseorang yang lebih paham agar supaya tidak keliru membeli.
      Untuk lama proses penjodohan kami masih menjalankan cara konvensional yaitu sekitar satu bulanan, meskipun sudah tampak berjodoh.
      Umumnya 10 bulan sudah birahi, tapi jika diatas satu tahun itu sudah pasti siap dijodohkan.
      Jika sudah tidur bedekatan itu indikasi sudah berjodoh, tapi jika masih mencakar dinding sangkar berarti si jantan masih agresiv, untuk itu bisa dicoba untuk dicampurkan jika masih berantem yah gampang dipisah lagi.

  2. makasih atas balesannya Om…
    nanya lagi boleh kan ya?

    – bagaimana cara mengetahui usia MB? maksudnya biar tahu MB nya sudah matang kelamin atau belum
    – saya mencoba menjodohkan MB, saya dekatkan masing2 sangkar, selama seminggu, kadang sahut2an suaranya, tapi lebih banyak betina yang bunyi. Apa ini berarti betinanya siap kawin, tapi jantannya tidak tertarik? untuk memicu birahi keduanya, saya beri jangkrik dan ulat hongkong 10 ekor/hari (pagi dan sore), tapi jantannya adem ayem saja.
    – Ketika saya satukan dalam kandang, jantannya jarang bunyi (cuma menggumam2 saja), betinanya sering dikejar-kejar, jantannya juga gak mau berbagi makanan, tapi kalau malam tidurnya berdekatan dalam satu tangkringan. Akhirnya jantannya saya keluarkan dan saya masukkan kandang soliter, malah rajin bunyi
    – Kalau MB saya rajin bunyi tapi jarang sekali sampai buka mulut, kenapa ya Om?

    solusinya gimana om untuk penjodohan diatas? apa settingan EF nya diubah atau ganti calon indukan (baik jantan maupun betina?)

    terima kasih atas perhatian dan jawabannya Om…semoga SKLBirdfarm makin jaya…amiin

    • @Mamad, silahkan telpon langsung saja deh, terlalu banyak menulisnya.

  3. Assalamualaikum pak haji, punten mau tanya… apakah penyakit katarak pada MB bisa disembuhkan? kalo boleh tau bagaimana tips untuk menyembuhkan dan apa obatnya?

    • @Anton Karangampel, susah, kecuali masih kecil sekali titik putihnya.

      • siap maksih pak haji, kapan2 boleh mampir ke mabes SKL ya pak haji?…

  4. ilmu yg sangat bermanfaat bagi pemula yg ingin mencari MB..kalau disertai gambar2-nya mungkin akan lebih joosss pak haji…

    • @Zerro BF, nanti akan kami upayakan gambar-gambarnya. Makasih untuk sarannya.

  5. Pa…

  6. Pa…saya penggemar burung tp lom prnah kontes…rencananya saya pgn beli murai buat kontes…itung2 cr pengalaman…tp dmn beli burung dg kwalitas kontes yg baik ? Matur nuwun

  7. asalmualaikum pa haji,,mau minta sarannya bgmna supaya mental MB mnjadi fighter jika bertmu musuh,mksh

    • @Tonoijo, ceritanya panjang, tetapi yg baku adalah faktor keturunan/Trah.

      • Ass pak, minta no hp nya pak
        Saya hendry yg ngmbil anakan oasis yg diserang pak,

  8. Pak bolehkah saya minta harga untuk MB dan Cucak Rowo? thx

  9. om ada ternak murai boneo medan(bordan) ga??? mohon infonya

  10. bagaimana menurut pak haji tentang murai batu yg ekornya kayak gunting? soalnya dirumah ada yg ekornya membuka atau kayak gunting, tp ciri-ciri katuranga yg pak haji bahas diatas ada semua sama dia, sayap panajng, body jantung pisang, paruh panjang tipis tp itu pak haji, ekornya membuka atau gunting….mohon pendapatnya pak haji..terima kasih

    • @Fatriadi, tidak masalah. Yang penting burungnya jooosss kan?
      Biasanya MB dg ekor gunting volumenya kenceng.

  11. oke terima kasih pak haji…..

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>