Saat ini proses mabung anakan SADEWA sudah hampir tuntas, tinggal ngedorong ekor sedikit lagi. Persilangan yang kami coba agar supaya menghasilkan anakan Sadewa dengan ekor agak lebih pendek ternyata membuahkan hasil, perlu diketahui saja panjang ekor bapaknya SADEWA Sr sekitar 22 cm. Relativ kepanjangan untuk murai lapangan.

Kalau seekor murai batu melihat murai lain dijamin pasti akan fighter/kerja tetapi pertanyaannya apakah durasi kerjanya bisa maksimal, itu yang dipertanyakan. Begitu juga dialam bebas sana, kalau mereka saling bertemu satu sama lain pasti akan berkompetisi untuk memperebutkan/mempertahankan wilayahnya masing masing. Tetapi semuanya tidak berlangsung lama, tidak seperti pada penjurian disuatu lomba besar dimana semakin banyak pesertanya maka pastinya waktu penjurian akan membutuhkan waktu yang lebih lama lagi.

Di hutan sana bisa terjadi selain mereka saling adu vokal juga bahkan sampai adu physik mana kita tahu kan, yang jelas yang kalah stamina atau bahkan mental logikanya pasti menghindar atau beristirahat dulu sejenak, nah semuanya di hutan sana siapa yang ngejuriin??? Kuntilanak atau Jurig kali yah??? He…he. Jadi yang kalah stamina/mental suka suka bisa ngetem dulu juga gak akan ada yang tahu atau bahkan sampai menilainya bukan?

Tetapi jangan coba coba di arena lomba/di lapangan istilahnya ngetem pasti akan terlihat oleh Juri dan burung diupayakan selama waktu diatas 30 menit harus berkerja terus semaksimal mungkin, nah yang berekor panjang ini perlu perawatan yang optimal agar supaya kondisinya bener bener ok. Ibarat kita mendaki gunung yang seorang dibebani ransel 5 kg sedangkan seorang yang lainnya dibebani 12 kg otomatis dengan kemampuhan physik yang sama sama terlatihnya pasti yang membawa beban lebih ringan akan lebih dahulu mencapai puncak gunungnya. Memang tidak dipungkiri MB yang berekor panjang sangat mengesankan untuk dipandang dan mempunyai komunitas fanatik tersendiri. Kalau sudah bicara selera apa boleh buat.

Mental SADEWA Sr ini sangat baik dan suaranya juga diatas rata rata oleh karena itu trah mentalnya yang kita ambil tetapi ada sesuatu yang harus dipermak yaitu ekornya yang terlalu panjang (khususnya bagi kami) kita upayakan menjadi lebih pendek yaitu dikawin silangkan dengan MB betina yang berekor agak pendek. Itu hanya harapan kami saja, harap maklum saja kami ini bukan ahli genetika jadi memakai parcobaan yang paling sederhana saja.

Eh ternyata berhasil juga tetapi saya jamin hal ini hanya kebetulan saja tetapi bagi kami sudah sangat menyenangkan sekali. Om Hari…Anakan SULE akan kami posting secepatnya, proses moultingnya berjalan sempurna. Maaf atas keterlambatannya.

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

5 Comments

  1. P haji makasih postingannya. Jadi pengen cepet pulang denger suara 2 trotolan ini. Mudah2 an keduanya prospek ya Ji…amin.

  2. Makasih postingannya P Haji, ngomong2 gimana dengan suara si Sadewa ini pak…Apa setajam suara bapaknya? Ditunggu lho postingan anakan Sule.

    • @Hari, buah jatuh tidak jauh dari pohonnya, InsyaAllah dalam minggu ini anakan SULE akan kami posting.

  3. mantap ya pak Haji momongannya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *