Banyak yang sharing dengan saya tentang bagaimana bisa menyembuhkan murai batu yang sakit bahkan ada yang berharap agar burung MBnya cepet sembuh. Ala Mak jujur saja saya ini bukan Malaikat tapi Alhamdulillah saya ini masih manusia biasa dan masih normal. He…he.

Pertama saya mau menjelaskan bahwa saya bukan seorang Dokter Hewan Spesialis Burung, saya hanya seorang Hobis burung murai batu yang autodidak tanpa makalah ilmiah mengenai burung apalagi disertai disertasi. He…he.

Di Indonesia sendiri belum banyak dokter hewan atau peneliti ilmiah yang mengkhususkan pada burung kicauan dan mayoritas dari mereka kebetulan spesialisasinya bukan pada burung, kebanyakan pada hewan peliharaan lainnya seperti anjing, kucing. Banyak yang menuntut secara tidak langsung bahwa saya ini harus tahu segala galanya terutama yang berkaitan dengan burung.

Sebelumnya saya ucapkan terima kasih untuk hal ini, jujur saja saya merasa tersanjung tetapi bebannya terlalu berat bagi saya apalagi konsultasinya hanya melalui hp atau smsan. Seorang dokter umum atau dokter spesialis pada penyakit manusia saja jika mengobatin pasiennya yah tentunya pasiennya harus datang ke tempat prakteknya agar supaya sidokter bisa mendiagnosa penyakit orang tersebut. Itu prosedur baku sesama manusia yang bisa berdialog, misal dokternya bisa bertanya “Sakit apa Bu?” atau “Apa yang dirasakan Pak?”. Sipasien tentunya akan menceritakan keluhan keluhannya bukan? Nah dari situ sidokter mendiagnosanya apakah harus cek darah dulu atau bisa langsung menulis resep obat. Reguler,  saya jamin 1000% seorang dokter tidak akan mau mengeluarkan resep obat tanpa memeriksa pasiennya terlebih dahulu.

Lha ini sipemilik burungnya yang menanyakan bagaimana mengobati burung nya yang lagi sakit ini atau itu, tentunya yang diceritakan pemilik burung belum tentu sama dengan apa yang sedang dirasakan oleh siburungnya itu. Apalagi saya yang diajak konsulatsinya hanya seorang autodidak saja. Tentunya akan bertambah runyam saja bukan? He…he.

Paling jauh saya hanya bisa menceritakan pengalaman pengalaman saya tetapi jangan terlalu diharapkan bisa menyembuhkan burung milik orang lain yang sedang sakit. Kalau sembuhpun, Alhamdulillah yah…tapi kalau tidak sembuh mohon jangan mengumpat saya. Alhamdulillah sampai hari ini belum ada yang melakukannya sih.

Saya tidak mau sok keminter seolah olah menjadi orang yang serba tahu, kalau untuk pengobatan paling bisa saya hanya menyarankan saja sama halnya dengan perawatan burung yang memang lain burung lain rawatan. Ini bukan rahasia umum.

Lain halnya kalau untuk memilih burung, nah ini memang saya hanya menggelutinya pada burung murai batu saja. Tetapi tindakan preventiv jelas lebih baik, misal :

1. Jangan menjemur burung yang berlebihan,

2. Kebersihan dan kualitas makanan harus dicek ulang sebelum diberikan kepada burung, air minum lebih baik diganti 2 kali sehari. Diusahakan 2 minggu sekali diberikan minuman larutan cap badak,

3. Kerodong burung harus diganti secara rutin, otomatis kebersihan sangkar juga tetap dijaga,

4. Usahakan burung jangan dimandikan pada malam hari, di habitatnya tidak ada burung yang mandi pada malam hari. Jika memang terpaksa harus dimandikan pada malam hari setelah dimandikan siburung harus ditempatkan pada ruangan yang hangat,

5. Burung jangan dikeluarkan jika cuaca tidak menentu, terutama pada musim angin besar karena MB sangat sensitiv terhadap angin,

6. Perhatikan kotoran burung setiap pagi juga perilaku siburung.

Kurang lebihnya bisa ditambahkan sendiri saja karena yang diceritakan tadi hanya garis besarnya saja dan mudah mudahan artikel ini bisa membantu memperjelas posisi saya juga yang hanya manusia biasa saja.

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>