Banyak yang bertanya berapa lama proses menjodohkan sepasang burung murai batu, jawabannya sederhana saja yaitu proses penjodohan burung murai batu tidak bisa ditargetkan seminggu, dua minggu dan seterusnya tapi yang jelas lebih lama lebih baik. Ditempat kami proses menjodohkan MB masih konvensional yaitu alon alon asal kelakon.

Jadi meskipun keduanya sudah nampak berjodoh kami lanjutkan saja proses penjodohannya, kami tidak terburu buru melepaskan keduanya kedalam kandang ternak karena menurut pengalaman kami toh waktu yang mereka butuhkan sampai kejenjang pelaminan hingga bertelur jatuhnya sama dengan jika kita cepat cepat melepaskan keduanya kedalam kandang ternak.

Tetapi ada pula yang baru seminggu bahkan tiga hari menjodohkan tahu tahu sudah berjodoh bahkan seminggu kemudian sudah bertelur tetapi ibarat orang pasang togel, lebih banyak yang tidak dapatnya dari pada yang dapatnya bukan? He…he.

Ada yang bertanya lain, selama proses penjodohan sebaiknya pada malam hari dikerodong atau dibiarkan terbuka? Kami sarankan lebih baik dibiarkan terbuka saja asal keduanya ditaruh didalam ruangan yang aman dari segala hama terutama kupu putih atau serangga lainnya yang beracun, tidak usah khawatir dengan adanya nyamuk karena MB kita mengatasinya.

Kontak kami: Toko Mas Shakila Putra, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

5 Comments

  1. Dear Pak Haji,
    Terima kasih sudah berkenan berbagi informasi
    Sangat bermanfaat…
    Ternyata filosofi jawa sangat tepat untuk diterapkan pada MB “Wijining trisno amargo soko kulino”

    Wassalam
    Setyo

  2. berarti, kalau belum segera jodoh, bukan berarti salah satunya tidak suka satu sama lain kan ya? artinya juga, butuh waktu untuk saling mengenal. Takutnya sudah lama dijodohkan, masih gak mau juga…apa ganti calon indukan bisa jadi solusi?

    makasih

    • @Mamad, solusi pertama dicoba lagi dan dibiarkan dulu unt beberapa wkt, kalau sdh waktu yang lama tidak berjodoh juga pakai solusi kedua yaitu ganti pasangan. Kalau saya menerangkannya dengan menulis jawabannya disini, agak repat dan hanya bisa menjelaskan kulitnya saja, tidak detail karena masalahnya banyak variabelnya. Jadi lebih baik telpon saja langsung Om Mamad.

  3. pagi Om…mau nanya nih, mohon maaf jika mengganggu waktunya
    Mb saya sudah saya pisahkan setelah seminggu saya satukan karena terlihat belum benar2 jodoh…hanya masuk keluar sarang tapi belum juga bikin sarang (unjal), dan sekarang ingin saya jodohkan ulang (sebelum saya ganti pasangannya)

    Yang ingin saya tanyakan tentang proses penjodohan. Apakah bapak pernah melakukan/mendengar tentang penjodohan dalam kandang tetapi ditutup rapat dalam gelap? saya waktu memelihara burung merpati di desa dulu, ketika menjodohkan mudah sekali, yaitu langsung memasukkan keduanya dalam pagupon (kandang merpati), ditutup rapat dengan makan-minum secukupnya selama kurang lebih seminggu, kemudian dilepas…alhamdulillah merpati2 tsb pasti sudah jodoh dan pomah (ingat kandangnya)

    apakah teknik penjodohan tsb bisa diterapkan ke murai batu?

    sekali lagi terima kasih atas waktu dan jawabannya…

    • @Mamad, maaf, tidak bisa kasih komentar karena terus terang saya belum pernah mencobanya.

Leave a Reply