Menunggu burung ini sampai jatuh bulu anaknya membutuhkan kesabaran yang sangat tinggi, akhirnya kami lepaskan saja di kandang umbaran. Jadi pagi, siang dan malam juga makan dan tidur kami biarkan saja di kandang umbaran. Eh tetap saja burung ini ngebandel tidak mau jatuh jatuh bulunya.

Pemberian EF kami kurangi juga, terpaksalah dia makan voer yang banyak. Kami juga sempat tidak memperhatikannya lagi, eh tahu tahu bulu ekornya jatuh serempak kemudian disusul dengan bulu bulu yang lainnya. Begitulah bermain dengan binatang piaraan, kalau kita perhatikan setiap harinya justru dia bikin ulah tapi kalau kita perlihara biasa biasa saja malah semuanya berjalan lancar.

Kenyataannya tidak begitu sih, jadi setiap kita memperhatikan pertumbuhan/perkembangan sesuatu dengan berlebihan maka semuanya terasa akan lama tetapi jika kita mempelakukannya biasa biasa saja otomatis berjalannya waktu tidak akan terasa.

Pemiliknya yang sudah tidak sabaran, Om Effendi ini sering sekali menanyakan perkembangan burungnya, memang bisa dimakluminya. Kitanya sendiri kayaknya sudah hampir kehilangan kesabaran apalagi pemiliknya. He…he.

Kesabaran ini akhirnya membuahkan hasil jika kita melihat kondisi burungnya sekarang, perhatikan katuranggannya mulai dari paruh, terutama bentuk kepalanya yang bener benar cepak habis kayak dipancung golok. Lehernya yang panjang ideal, mata juga melotot keluar.

Mudah mudahan penampilannya ini bisa menghibur hati sang majikannya, Om Tutan Effendi dari KERAWANG.

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *