Kelihatannya anakan kandang MONGOLIA ini mewarisi gen bapaknya yaitu memiliki ekor berbakat panjang, memiliki postur badan yang panjang juga dan athletis. Yang menarik perhatian adalah bola matanya yang benar-benar bulat dan besar seperti tampak jelas pada foto paling bawah.

Burung ini tampaknya tidaklah begitu sulit untuk dirawatnya, maksudnya bisa cepat jadi karena sewaktu pengambilan beberapa posenya burung ini selalu menunjukan sifat yang berani dihadapan kamera, umumnya burung akan ketakutan jika berhadapan dengan kamera. Jika melihat bapaknya MONGOLIA Senior maka sifat yang berani ini jelas-jelas diturunkan dari gen bapaknya.

Satu ekor tanduknya sudah jatuh dan sedang ngedorong, seperti tampak pada foto-fotonya dibawah ini. Anomali cuaca yang ekstrem sekarang ini yang membuat beberapa ekor murai kami turun bulunya kacau balau. Ada yang tiba-tiba berhenti total turun bulunya atau bahkan baru saja selesai mabung, eh…dua bulan kemudian ekor jagonya/ekor panjangnya jatuh lagi. Bahkan ada beberapa rekan kami yang mengeluh tentang mengapa bulu-bulu anakan hasil tangkarannya agak lambat atau mundur waktu jatuhnya.

Perubahan cuaca saat ini jelas-jalas sangat mempengaruhi metabolisme si burung, jadi harus banyak bersabar saja. Bahkan pada beberapa wilayah banyak burung rawatan yang mati karena angin yang sekarang bertiup sifatnya agak dingin, yang mana seharusnya sekarang ini sudah memasuki musim kemarau. Tubuh burung yang berkerja mengikuti nalarnya kadang tidak siap menghadapi perubahan cuaca yang sangat mendadak.

Yang pernah saya alami sendiri adalah pada suatu pagi begitu cerahnya sehingga menggoda hati kami untuk memandikan burung, setelah burung selesai mandi kami jemur. Eh…tiba-tiba saja awan menjadi mendung disertai tiupan angin yang kencang dan cenderung dingin, langsung saja kami kemasi lagi burung-burung yang tadi lagi pada asyik-asyiknya berjemur diri. Kalau rasanya telor setengah matang tentunya sangat enak disantap tapi ini tubuh burung yang keringnya setengah-setengah/setengah matang yang bikin repot kami dan tentunya untuk burungnya juga.

Jadi kita tetap saja harus waspada kapan memilih waktu untuk memandikan burung atau selama menjemur burung karena cuaca yang tidak bersahabat bisa datang mendadak. Terutama hati-hati bagi burung yang tidak atau belum makan voer karena dampaknya gampang masuk angin. Semoga sharing ini bisa bermanfaat untuk kita bersama.

Burung ini lahir pada tanggal 03 April 2013 dan sudah menjadi milik seorang Hobis, Amir Mustofa, di Jakarta. Selanjutnya burung ini dititipkan di tempat kami untuk di sekolahkan sampai usia remaja.

ta SKL 463 DSC04020 SKL BF

ta SKL 463 DSC04022 SKL BF

ta SKL 463 DSC04023 SKL BF

ta SKL 463 DSC04024 SKL BF

ta SKL 463 DSC04027 SKL BF

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

6 Comments

  1. Terima kasih Pak Haji, sdh memilihkan anakan murai yg istimewa buat saya.

  2. sudah sebulan nih anak sekolah…kira2 wujudnya seperti apa ya Pa Haji sekarang? penasaran.com (padahal baru sebulan dari foto di atas…he..he..).

    • @Amir, belum banyak perubahan Mas Amir. Nanti kalau sdh bnyk perubahan akan sy posting lagi.

  3. Update Pak Haji, SKL anakan Mongolia sdh mulai nampil di tangan Mas Sulistio Raharjo di Tangerang.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>