VMMungkin kebanyakan rekan-rekan tidak akan percaya jika pemilik anakan BEN HUR SKL 77 ini adalah Β seorang wanita, bukan hanya seorang wanitanya saja yang lain dari pada yang lain tetapi ambisinya bahkan melebihi kaum Adamnya. Betapa tidak, suatu hari saya menerima sms yang menerangkan bahwa si pengirim sms menginginkan seekor murai batu produk SKL BF, di akhir smsnya tertera signature -VINA Demak-.

Hhmmm…awalnya (maaf) saya abaikan sms ini karena terus terang banyak sekali sms yang masuk ke hand phone saya setiap harinya, dalam hal ini terutama karena yang mengirim sms adalah seorang kaum Hawa. Saya menduga, kayaknya ini hanya seorang ibu yang amat sayang terhadap anak laki-lakinya yang berhasrat merawat seekor murai batu untuk kelangenan saja. Tetapi tiba-tiba saja saya ingin membalas smsnya karena penasaran kepingin tahu berjenis kelamin apa si pengirim sms ini? He…he. Karena bisa saja nama Vina itu nama gaul si Hobisnya, jadi tidak harus seorang wanita saja kan? Yah namanya juga jaman sekarang ini, saya pernah berkenalan dengan seorang wanita namanya DIDIK. Coba Anda bayangkan, jika belum tahu orangnya pasti akan menduga dia seorang pria kan?

 

Setelah selang beberapa waktu saya balas smsnya dengan bertanya, “Maaf, saya ber-smsan dengan seorang Bapak, Mas atau Mba?” Dari sebelah sana langsung menjawab, “Ini saya, dengan Mba Vina dari Demak!”

Sontak saya kaget dan berpikir, ini pasti untuk anaknya yang menangis ingin memiliki seekor murai batu karena melihat tetangganya setiap hari menjemur burung murai atau mungkin untuk menggantikan burung murai tetangganya yang telah terbang karena ulah anaknya. Kemudian masuk lagi sms dari si Mbanya ini yang menanyakan perihal harga seekor anakan murai produk kami, “Kisaran harga berapa per ekornya Pak?” tanyanya.

Saya jawab seadanya saja, “Mahal Mba, kalau untuk kelangenan sih cari saja yang murah, sayang-sayang uang.”

“Saya ingin memiliki burung murai yang handal untuk lomba Pak !” jawab si Mba Vina lugas.

Walah ini orang cuman main-main saja atau gimana??? Tetapi berhubung komunikasi sudah terlanjur terjalin, jadi saya balas lagi smsnya dengan menjelaskan harga anakan burung murai di tempat kami mulai dari harga “X” sampai yang paling mahalnya “XX”.

“Ada yang lebih mahal dari itu gak Pak, pokoknya yang termahal dan yang terbaik Pak!” balas Mba Vina.

Adrenalin saya mulai terpicu karena si Mba Vina ini benar-benar berniat serius ingin memiliki seekor murai batu yang handal untuk dibawa ke lapangan, selain itu tersirat dalam benak pikiran saya, betapa hebohnya jika Mba Vina nanti menggantangkan sendiri burung murai batu miliknya di lapangan. Untuk itu saya minta waktu sehari agar supaya bisa memilihkan dan memberikan yang terbaik kepada Mba Vina. Sebenarnya saat itu saya sudah mempunyai pandangan tetapi burung tersebut merupakan salah satu burung kesayangan perawat burung kami, jadi otomatis harus saya konsultasikan dengan dia dulu. Kami hanya sekedar ingin mencoba menerapkan demokrasi dan profesionalisme dalam menjalankan manajemen penangkaran kami ini. Jadi meskipun burung tersebut milik kami, tetap kami harus menjaga perasaan perawat burung kami juga.

Malam harinya saya konsultasikan bersama dengan beberapa perawat burung kami dan saya ceritakan apa adanya, termasuk diantaranya bahwa yang berhasrat adalah seorang wanita, dan akhirnya kami sepakat untuk memberikan anakan BEN HUR SKL 77 agar supaya kaum Hawa juga bisa dan mampuh bersaing ketat dengan kaum pria di lapangan. Nomer ring SKL 77 ini memiliki nilai historis sendiri karena identik dengan nama Tim Lomba kami beberapa waktu yang silam. Dan semoga saja Mba Vina ini kelak bisa meneruskan estafet tim lomba kami. Amin…

Keesokan harinya sekitar jam 16.00 saya menghubungi Mba Vina untuk memberitahukan burung pilihan kami berserta nomer ringnya. Mba Vina sangat senang mendengar kabar beritanya, sebetulnya untuk membandrol harga burung anakan Ben Hur ini sangat susah karena awalnya burung tersebut mau dipelihara sendiri oleh perawat burung kami. Tetapi SKL BF mempunyai misi tersendiri yaitu mensupport kaum Hawa untuk bisa terjun langsung ke lapangan lomba dengan membawa burung yang kualitasnya memadai. Mudah-mudahan kiprah Mba Vina ini bisa diikuti oleh kaumnya sehingga lomba burung ini tidak hanya di dominasi oleh kaum pria saja. Dan mudah-mudahan Mba Vina juga bisa menjadi KARTINI di dunia perburungan di era milenium ini, karena Kota Demak letaknya tidak jauh dari Kota Jepara, kota kelahiran Ibu KARTINI kita. Amin…

Anakan BEN HUR SKL 77 lahir pada tanggal 07 Mei 2013 dan sudah menjadi milik Mba VINA dari DEMAK.

TA DSC04831 SKL BF

TA DSC04850 SKL BF

TA DSC04834 SKL BF

TA DSC04841 SKL BF

TA DSC04842 SKL BF

TA DSC04845 SKL BF

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

8 Comments

  1. Terimakasih pak atas kepercayaannya (semuanya).
    Dan terimakasih atas dipilihkan yang terbaik..

    • @Vina, makasih juga…sama-sama Mba Vina, kami berharap semoga Mba Vina bisa turut meramaikan dunia perburungan dan semoga saja langkah Mba bisa diikuti oleh Srikandi-Srikandi lainnya. Amin…

  2. salam mantabzzz untuk SKL BF.

    wong dermayu gah bisa!!! πŸ˜€

    1. Simple aja nih SKL BF team, sekedar masukan untuk memperkaya wawasan kami, kalau bisa foto2 MB nya tampak depan, belakang dan atas juga dong,,, πŸ˜€
    Tujuannya tidak lain supaya lebih banyak referensi untuk kami2 yang memimpikan keindahan MB.
    2. Kalau boleh juga posting dong foto2 MB bakal/anakan yang sudah/blm punya owner yg mungkin tidak/mau dijual.
    3. Terakhir, kesuwun pak kaji πŸ˜€

    • @MKB, makasih…menjawab pertanyaan :
      1. Biasa wong Dermayu keakehan jalukane, foto sing esore perlu beli? Digarani beli munyeng tah motret manuk kuh. He…he.
      2. Kan wis di posting mipil.
      3. Terakhir, sami-sami kesuwun keding wis mampir meng website SKL BF, termasuk saran-sarane.

      • Nggih pak haji sukses terus Bird Farm e, kita mah arane tangga ya ndukung mawon :)

        Pas waktu semono gah sore2 kuh kita kalian isteri-anak numpak motor sempet mampir meng jtb, sempet ketemu pak haji juga lamon beli salah ndeleng mah πŸ˜€
        Tapi pak hajine sibuk pisan lagi ngurug sawah kaya2ne mah? kita gah sebenere arepan meng yogya swalayan jtb juga sih,,, dadi mung bisa dolan sedela bae. :)

        Dipai weruh ning pekerjane lamon pengen ndeleng MB enake esuk jarene, lah koesuke kita kudu ana ning tangerang maning, kerja. Aduh,,, waktune kaya2 sempit temen, tapi durung kapok pak haji,, insyaAlloh pengen dolan maning mbuh kapan waktune mah πŸ˜€

        Pun pak haji, matur kesuwun, porodan arep mah janjiane lebih mateng maning ah, supaya bisa lebih luas kesempatane.

        Mangga,,,

  3. DOB nya itu mungkin 07 mei 2013 pak, bukan 07 mei 2012.maaf kalau salah.

    • @Vina oh iya, betul yang 2013. Makasih untuk koreksinya. He…he.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>