Sebetulnya sudah beberapa waktu yang silam kami saling berkomunikasi tetapi karena kesibukannya barulah sekarang Mas Hakim bisa berkunjung ke penangkaran kami. Kami tidak menduga bahwa kedua orang tuanya turut serta dan juga sangat mendukung proyek penangkaran Mas Hakim ini. Penampilannya sangat sederhana, terutama bapaknya yang bersarung, tetapi pemikirannya sebagai orang tua sangatlah bijak. Terus terang kedua orang tua sayapun belum tentu bersikap begini seperti apa yang dilakukan kedua orang tua Mas Hakim, ibunya juga seorang perempuan yang berpikiran sangat modern dan yang pasti sangat sayang terhadap anak-anaknya karena Mas Hakim sendiri usianya sudah bukan masih muda lagi melainkan sudah berkeluarga tetapi kedua orang tuanya masih selalu dekat dengan anaknya.

Orang tuanya sendiri adalah pengusaha toko besi dan bangunan “BAHAGIA” yang terletak di salah satu jalan protokol di Pekalongan, begitu pula dengan Mas Hakimnya yang seorang pemilik toko besi dan bangunan juga. Sebelum terjun menangkarkan burung murai batu Mas Hakim ini sudah sukses menangkarkan Love Bird, jadi setidaknya sudah memiliki dasar ilmu penangkaran. Banyak sekali konsumen kami yang berlatar belakang penangkar sukses Love Bird tetapi akhir-akhir ini berancang-ancang beralih menangkar burung murai batu. Mereka mengeluh harga Love Bird naik turun seperti harga bursa saham, apalagi sekarang banyak gempuran dengan berdatangan burung Love Bird import yang corak warnanya lebih sangat menarik dan volumenya lebih tebal.

Hal ini sebelumnya sudah saya prediksi ketika kami mau terjun menangkarkan Love Bird beberapa waktu yang silam, yang akhirnya niatan ini diurungkan atas pertimbangan hal yang diatas tadi. Saya berpikir dimana-mana sudah pada sukses menangkarkan Love Bird, yang jadi permasalahan utama adalah di luar negeri sana seperti negara-negara maju Eropa, Amerika, Brasil, Taiwan, Thailand bahkan terakhir China sudah beberapa langkah lebih maju dalam menangkarkan Love Bird, terutama mereka sudah berhasil mengeluarkan trend warna-warna baru. Bukannya saya pribadi berkecil hati tetapi itu fakta yang harus kita terima.

Kontribusi pemerintah kita dalam hal penangkaran burung belum ada, negara kita yang konon negara agraria saja belum bisa memaksimalkan lahan yang ada, sebagai contoh yang gampang saja misal dengan masalah kedelai dimana kita masih harus import. Di negara maju sana kita bisa langsung berkonsultasi gratis dengan instansi pemerintah terkait apa yang kita butuhkan dan instansi itu langsung meresponnya dan mensupport sepenuhnya. Nah bagaimana dengan pemerintah kita??

Harus diakui semua penangkar burung di negara kita ini hanya berdasarkan otodidak saja, tidak ada yang betul-betul murni menguasai ilmu genetika, termasuk saya sendiri. He…he. Mereka yang di negara majupun sebetulnya tidak jauh berbeda tetapi bedanya yah itu tadi pemerintahnya memfasilitasi dan mensupport sepenuhnya. Sebagai contoh yang gampang, kita menghasilkan warna blorok pada Love Bird hanya secara kebetulan saja kan, lain halnya dengan mereka di luar negeri sana yang sudah mampuh menghasilkan warna blorok dominan, artinya warna bloroknya sudah bisa diturunkan. Mungkin penangkar kita beberapa tahun kedepan akan mampuh juga tetapi penangkar di luar negeri sana sudah melangkah lebih jauh lagi, misal membuat kaki burung berwarna blorok. Mimpi kali yah. He…he.

Dari sisi bisnisnya, kedepan tidak akan terjadi lagi stok Love Bird di negara kita ini kosong karena burung Love Bird sekarang bisa di import dari manapun juga, importir bisa saja mendatangkan ribuan bahkan sampai puluhan ribu Love Bird tergantung kebutuhan domestik kita ini. Apa yang akan terjadi? Tentunya Hukum Ekonomi yang akan berlaku, yaitu jika banjir barang maka harga akan menjadi turun dengan sendirinya, begitu juga berlaku sebaliknya.

Jangan berkecil hati karena masih ada produk lokal yang masih bisa menjadi produk unggulan yaitu burung murai batu. Burung murai batu adalah jenis burung lokal eksotis yang di habitatnya sudah sangat menipis sekali dan selain itu gampang untuk di tangkarkan dan mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Burung murai batu kita TIDAK AKAN PERNAH kebanjiran stok karena jenis burung murai batu kita adalah yang terbaik di dunia untuk di lombakan, baik dari segi mental maupun volumenya. Apakah Anda sudah siap menangkar burung murai batu? Harus siap sebelum terlambat !!!

Saya acungkan jempol langkah Mas Hakim ini yang cepat banting stir mulai menangkarkan burung murai batu, padahal sebelumnya Mas Hakim adalah salah satu penangkar sukses Love Bird di Kota Batik Pekalongan. Untuk merealisasikan niatannya ini Mas Hakim telah memboyong kandang PETIR, RUBICON dan BATIK sekaligus. Mas Hakim turut menyaksikan saat perawat burung kami menangkap indukan kandang BATIK, yang mana tidak terpantau oleh perawat burung kami bahwa kandang Batik  sedang memiliki 3 butir telur. Yah mau di apakan lagi??? Kami ikut sertakan ke tiga butir telur tersebut ke Pekalongan bersama sarangnya, meskipun kemungkinan jadinya sangat lah kecil. Semoga burung-burung ini cepat berproduksi lagi di tempatnya yang baru. Amin…

 

hp BK DSC04895 SKL BF

hp BK DSC04896 SKL BF

hp BK DSC04897 SKL BF

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>