Sudah lumayan lama Om WIDODO ini menitipkan/menyekolahkan ke dua burung murai batunya di tempat kami. Awalnya meminang salah satu anakan kandang MONEX SKL 422, tetapi barangkali bukan miliknya dan juga bukan milik saya sehingga burung tersebut mati di tempat saya . Otomatis kami harus menggantikannya sesuai dengan komimen awal kami, akhirnya Om Widodo kebagian anakan kandang SAGARMATHA SKL 535 , yang mana sepasang indukannya sudah di take over Om WILLY Belitung.

Setelah meminang seekor anakan MB jantan, Om Widodo memesan seekor murai betina, dan ke bagian anakan kandang De Kill SKL 32. Eh…suatu hari terjadi musibah atau lebih tepatnya kesalah pahaman diantara perawat burung saya. Jadi sekitar 10 hari sebelum Om Widodo datang menjemput burung-burungnya kami mendapat kunjungan seorang tamu, Om Dian dari Kerawang. Om Dian berhasrat meminang seekor MB betina, pilihannya jatuh pada anakan De Kill juga.

Perawat burung kami memberi kabar kepada saya bahwa Om Dian sudah menjatuhkan pilihannya pada anakan De Kill SKL 32, kebetulan saat itu saya sedang ada di luar kota jadi perawat burung saya hanya memberi kabarnya via handphone. Saya bertanya balik kepada prawat burungnya apakah di sangkarnya sudah tertera nama pemilik seseorang?

“Belum ada nama pemiliknya Pak,” jawabnya. Saya sendiripun tidak hafal semua nomer ring burung, apalagi nomer ring MB betina, maklum mungkin sudah kebanyakan burung. Akhirnya di ambil dan di bawalah SKL 32 itu oleh Om Dian. Selang 10 harian Om Widodo menelpon kami, memberitahukan akan menjemput burung-burungnya. Ketika saya mau menghitung biaya SPPnya, ternyata SKL 32 itu milik Om Widodo. Waduh…celaka dua belas deh. Ternyata kerodong burung milik SKL 32 itu baru diganti oleh perawat burung kami yang lain dan rupanya dia lupa menempelkannya lagi stiker yang disitu tertera nama pemiliknya.

Saya menelpon Om Dian untuk ikhlas mengirim kembali SKL 32 jika Om Widodo tetap ngotot menginginkan burung tersebut, dan Alhamdulillah…Om Dian siap untuk melaksanakannya. Setelah Om Widodo sampai di penangkaran SKL kami jelaskan apa adanya, Alhamdulillah…Om Widodo orang yang bijaksana dan bisa menerima apa yang telah terjadi. Sebagai penggantinya kami serahkan kepada Om Widodo untuk memilih sendiri menurut seleranya dan sebagai kompensasinya Om Widodo tidak usah membayar rawatan MB betina tersebut selama di tempat kami. Alhamdulillah…semuanya berjalan lancar.

Beberapa hari yang lalu Om Dian Kerawang sms saya, memberitahukan bahwa SKL 32 telah terbang lepas karena lupa menutup pintu kandangnya. Haddehhh…Kami hanya bisa mengucapkan, turut prihatin saja. Itu salah satu risiko bermain dengan barang bernyawa, dalam hal ini burung, tetapi sekali lagi…yang terpenting pemiliknya masih tetap sehat-sehat saja. Amin…

K DSC00648 SKL BF

K DSC00651 SKL BF

K DSC00650 SKL BF

K DSC00647 SKL BF

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

2 Comments

  1. he..he..seru jg ceritanya utk mendapatkan mb bagus. inilah enaknya kalau kita sdh percaya 100% pada pak haji dari sejak awal pemilihan materi trotol sdh dipercayakan penuh ke pak haji. jd kekhawatiran ttg kualitas pilihan tdk diragukan lagi. ujung-2nya musibah malah jadi berkah. trotol jantan dpt ganti trah sagarmatha, yg betina tetap trah dekill dg usia yg sdh siap utk breeding dan harga tetap trotolan. terima kasih banyak buat pak haji atas pilihannya dan ilmu breedingnya. semoga sukses selalau buat SKL bf. suatu hari nanti sy akan berkunjung ke markas SKL lg utk memiliki trah2 terbaik lainnya (terinspirasi OM willy Belitung.he.he..) inshaa alloh.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>