Inilah penampilan pejantan kandang AMADEUS setelah selesai nyulam. Jadi waktu itu, menjelang memasuki musim penghujan, yang jatuh hanya bulu ekornya saja. Tampang anak-anak yang jantannya benar-benar menyerupai bapaknya. Coba simak tampang anaknya yang menyandang ring SKL 755 yang juga milik Om SABRInya, juga SKL 757 milik Om WANDI Jakarta. Proses penjodohannya kembali juga sangat mudah dan sudah sukses karena Amadeusnya sendiri bukan tipe burung yang nakal/jahat terhadap lawan jenisnya, pejantan ini memungkinkan untuk di kawin poligamikan.

Mudah-mudahan cita-cita Om SABRI untuk mengembangbiakan burung murai batu asal Sumatra Utara di Sulawesi bisa sukses. Sudah banyak sekali Muraimania dari luar Jawa yang meminta indukan-indukan MB dari kami untuk tujuan di tangkarkan. Mereka sudah sangat tahu betul jika burung MB ini di habitatnya sudah sangat terancam keberadaannya, sehingga para pemikatpun sudah sangat sulit untuk mendapatkannya lagi. Jika kita tidak dari sekarang mulai menangkarkannya, mau kapan lagi? Selain mempunyai nilai ekonomi yang tinggi otomatis kita juga sudah turut andil melestarikannya. Semoga rekan-rekan Muraimania lainnya mengikuti jejak penangkar-panangkar MB pendahulunya. Amin…

Pja DSC01698 SKL BF

Pja DSC01705 SKL BF

Pja DSC01712 SKL BF

Pja DSC01713 SKL BF

Pja DSC01716 SKL BF

Pja DSC01714 SKL BF

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *