SKL 508 ini adalah anakan terakhir dari kandang PEMBURU, yang mana kandang PEMBURUnya sudah di take over Om Johari Jakarta. Saat pengambilan foto-foto ini SKL 508 sedang menjalani proses moulting, dia juga termasuk salah satu MB Kopassus kami yang lahir pada tanggal 28 Mei 2103. Sewaktu dikirimkan ke Pekalongan burung ini kondisi ekornya sudah ngedorong sekitar 4-5cm saja, mudah-mudahan masa moultingnya sekarang sudah selesai tuntas. Meskipun sudah tuntas proses moultingnya jangan beranggapan bahwa burung tersebut sudah bisa langsung ditrek atau bahkan di lombakan.

Banyak Muraimania yang sanggup membeli anakan murai hasil tangkaran atau MB usia muda yang prospek tetapi gatelan sekali untuk cepat-cepat melombakannya. Tidak sedikit yang berkonsultasi kepada kami, mengapa burung murai mudanya tiba-tiba matukin bulu sayap, ekor, atau bulu-bulu kecil di sekitar selangkangannya.

Saya tanya balik, “Berapa kira-kira usia burungnya?”

“Wah burungnya bagus dan istimewa Pak, bahkan sudah pernah menjuarai pada suatu Latberan,” jawab pemiliknya.

“Yang saya tanyakan berapa usianya, bukan prestasinya. Wong saya tidak ada niat membelinya,” jawab saya balik.

“Oh maaf Pak, usianya baru saja selesai mabung pertama. Saya beli semenjak anakan dari hasil tangkapan hutan,” dia menjelaskan.

“Nah…sudah terjawab sendiri pertanyaan Anda kan?” tanya saya.

“Iya Pak, waktu itu juga penjualnya sudah berpesan kepada saya agar supaya jangan buru-buru dilombakan, minimal 2x mabung baru bisa dicoba,” cerita pemiliknya.

“Sudah tahu penyebab dan jawabannya sendiri mengapa masih bertanya kepada saya? Sayang-sayang pulsa kan?” tambah saya.

Pemilik burungnya hanya bisa tertawa saja di seberang sana. Yah begitulah…banyak sekali contoh kejadian yang identik seperti ini, tetapi tetap masih terulang juga. Sudah banyak artikel yang mengulas tentang ini, tetapi toh tetap saja masih banyak yang terperosok juga. Tidak aneh lagi, ini hanya masalah manusiawi.

Merawat MB itu tidak se sederhana seperti yang kita bayangkan. Tidak cukup hanya memberi makan, memandikan dan menjemuranya saja. Masih banyak faktor X yang perlu di perhatikan lagi. Mungkin ada yang bertanya faktor X apa? Nanti kita bahas di lain kesempatan, yang terpenting dari semuanya adalah iman kita harus teguh untuk tidak melombakan burung murai batu pada usia mudanya, seberapapun istimewanya burung tersebut. Justru karena burung tersebut Istimewa, maka harus kita sayangi. Betul begitu bukan? Mencari MB Istimewa saat ini sudah sangat susah, kalaupun ada pasti harganya sudah selangit, maka dari itu harus kita sayangi/dieman-eman. Kan belinya juga pakai uang, bukan pakai daun? He…he.

Semoga Mas Seger bisa sukses merawat burung ini. Amin…

 

PJA DSC00325 SKL BF

PJA DSC00326 SKL BF

PJA DSC00327 SKL BF

PJA DSC00328 SKL BF

PJA DSC00329 SKL BF

PJA DSC00332 SKL BF

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

3 Comments

  1. Assalamualaikum….pak haji mau tanya anakan pemburu skl 508 ini,lahirnya kapan y….?
    Mksh sblm’a….!!!

    • @Sugiarto, SKL 508 adalah kakaknya SKL 799. Lahir pada tanggal 28 Mei 2013.

  2. Pa haji anakan pemburu skl 799 juga termasuk murai kopasus juga….kenapa bsa dinamain jenis kopasus yah….mhon jawabanya

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>