Awalnya anakan Raja Bulan SKL 766 adalah milik Om Ferry Surabaya, tetapi karena Om Ferry bermasalah dengan kesehatannya, akhirnya Om Ferry meminta tolong kepada saya untuk mencarikan calon pembelinya. Kebetulan burungnya juga masih berada di tempat saya, masih di sekolahkan di tempat saya, sehingga kami mengetahui betul keadaan teraktuel si burung, terutama kesehatan si burung. Jadi Om Ferrynya pun sama sekali belum mengetahui perkembangan SKL 766 setelah selesai proses moultingnya. Kasihan juga sih…

Nah…pada suatu hari seseorang di sebelah sana menelpon saya, menanyakan tentang burung murai batu produk SKL.

“Om, gimana prosedurnya untuk bisa mendapatkan MB produk SKL,” tanya Om Yudha saat itu.

“Harus inden sampai Oktober 2014,” jawab saya singkat.

“Waduh masih lama yah Om,” keluh Om Yudha. Tiba-tiba saya teringat burungnya Om Ferry, SKL 766. Akhirnya saya tawarkan kepada Om Yudha dan saya ceritakan apa adanya sesuai kenyataanya. Saya jelaskan juga bahwa burungnya masih di SKL BF dan pemiliknya juga belum mengetahui keadaan burungnya sampai dengan hari ini.

“Terus gimana kelanjutannya nih Om?” tanya Om Yudha lagi. Saya mempersilahkan untuk berhubungan langsung dengan pemiliknya, saya hanya menyampaikan amanah Om Ferry saja. Kemudian saya smsin nomer handphone Om Ferry kepada Om Yudha.

Setelah keduanya saling berkomunikasi, Om Yudha langsung memberikan bocoran tentang harganya kepada saya. Saya jawab bahwa saya tidak diberikan mandat untuk memutuskan harga si burung, kewajiban saya hanya menyampaikan amanah Om Ferry saja bahwa burungnya mau dilepas.

Awalnya prosesnya agak alot, karena si penjual kepingin harga yang maksimal dan si pembeli tentunya kepingin yang murah. Itu sangat lumrah dalam kehidupan ini. Agar semuanya berjalan lancar, akhirnya saya sedikit melobi Om Ferry. Beruntung Om Ferry orangnya cukup bijak dan sangat enak diajak bicara, dan Om Yudhanya sendiri adalah seorang yang sangat santun dan orang yang niat serius membeli. Bahasa yang digunakan Om Yudha selalu Kromo Inggilan. Wes embuh aku ora mudeng karena saya tidak bisa bahasa macam kayak gituan. Antara saya dengan Om Ferry belum pernah bertatap muka sekalipun juga, jadi selama ini kami hanya berkomunikasi melalui handphone saja. Begitu juga halnya dengan Om Yudha, kami baru saja kenalan via handphone juga.

Karena kedua pihak orang baik semua dengan di jembatani pihak SKL BF akhirnya transaksi berjalan dengan lancar. Kemarin hari Minggu (23/03) Om Yudha menjemput SKL 766 bersama keluarganya. Mudah-mudahan SKL 766 kelak bisa menjadi sesuatu. Amin…

 

to DSC02085 SKL BF to DSC02086 SKL BF

 

PJa DSC01757 SKL BF

PJa DSC01758 SKL BF

PJa DSC01759 SKL BF

PJa DSC01752 SKL BF

PJa DSC01751 SKL BF

PJa DSC01750 SKL BF

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>