Setelah kakaknya, Abdul Malik Bandung, berkunjung ke Mabes SKL BF beberapa waktu yang lalu, adiknya menyusul berkunjung ke penangkaran kami. Mas Aliyudin ini sebelumnya sudah menggeluti penangkaran Murai Batu, di rumahnya saja konon sudah berdiri tidak kurang dari 10 kandang ternak MB yang permanen. Namanya saja penangkar, terasa belum puas jika materi indukannya belum komplit. Untuk itu Mas Aliyudin jauh-jauh dari Bandung meminang salah satu anakan betina SKL dari trah Limousine. Kebetulan betina trah Limousine ini salah satu koleksi pribadi SKL BF.

Bodynya lain dari pada yang lain, orang awam bilang Super atau yang sejenisnya begitu lah. He…he. Harganya pun merupakan harga yang tertinggi untuk seekor betina produk kami, tapi bagi Mas Aliyudin yang terpenting adalah kualitas dan kepuasan hatinya.

Kalau orang sudah menggeluti dunia penangkaran Murai Batu dan sudah sukses menangkarkannya, kami yakin harga indukan, baik indukan jantan maupun betina, tidak menjadi masalah utama bagi masing-masing penangkar tersebut. Mengapa begitu? Karena menangkar burung Murai Batu bukanlah hobi semata, melainkan ini sudah memasuki ranah bisnis. Jadi sama saja, ketika kita mau membuka suatu usaha, misal saja membuka sebuah Restaurant/Rumah Makan. Kalau budgetnya memang ada, pasti kita akan berusaha membuat Restaurant itu sebagus dan senyaman mungkin. Design Interiornya juga akan dibuat sebagus mungkin, Full AC, lahan parkir yang luas dan sebagainya. Kita berani melakukan ini, karena kita sadar bahwa ini adalah salah satu usaha kita untuk menafkahi istri dan anak-anak kita.

Begitu juga dengan membuka usaha penangkaran, kita harus memilih materi indukan yang nanti bakal mengeluarkan anakan-anakan istimewa yang bisa moncer di lapangan. Tetapi masalahnya, pasti bagi yang baru memulainya akan di rundung rasa was-was, apakah langkah kita ini tidak berlebihan atau bagaimana kalau gagal?

Nah orang yang tadi mencoba membuka restaurant itu ada unsur spekulasinya juga, iya kalau restaurant itu berjalan mulus, yah bersyukur Alhamdulillah. Tetapi kalau gagal atau sepi pengunjung, risikonya juga lumayan, dan itu juga bisa saja terjadi kan? Bayangkan kalau sampai restaurantnya itu tidak laku, nilai investasinya tidak kecil juga.

Jadi dalam segala bidang usaha pasti ada faktor spekulasi dan risikonya, namanya juga orang dagang, pasti ada untung dan ruginya. Kalau untung terus menerus, tidak mungkin lah. Pasti suatu saat kita akan mengalami kerugian, bisa juga kerugian tersebut karena kita ditipu orang dan sebagainya. Kalau rugi melulu, itu juga pasti tidak benar dengan managementnya. Nah begitu juga dengan menangkarkan burung Murai Batu, jadi anggap saja suatu usaha dengan kita berdagang tadi itu.

Semoga Mas Aliyudin bisa lebih sukses menangkarkan Murai Batu ini. Amin…

 

K DSC02862 SKL BF

K DSC02863 SKL BF

K DSC02864 SKL BF

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

3 Comments

  1. Ngk ad penampakany pakaji,ngk bs cuci mata deh,hihi…
    Pasti betinany joss gandoss nih

    • @Budiyanto, gak sempat di foto. Mereka buru2 pulang, karena khawatir kejebak kemacetan.

  2. Aamiin yra

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>