Meskipun jadwal kesibukannya sangat padat, tapi yang namanya hobi tetap harus tersalurkan. Om ARIF adalah Ajudan Wali Kota KEDIRI, seperti kita ketahui jam kerjanya sangat tidak beraturan. Maksudnya tidak beraturan disini adalah sampai larut malampun kadang masih beraktivitas menemani Bossnya kemana-mana, sampai keluar kota. Jadi masih mendingan PNS biasa, jam kerjanya reguler masuk jam 08.00, pulang jam 16.00. Seorang Ajudan lain lagi, apalagi kalau pas Bulan Suci Ramadhan, otomatis harus ngikutin Bossnya Taraweh Keliling (Tarling).

“Hobi burung tetap saya sempatkan Pak, hitung-hitung untuk pelepas lelah,” ujar Om Arif via handphone.

Untuk itu saat ini Om Arif lebih memilih menangkarkan MB ketimbang melombakannya, karena pilihan menangkar MB sangat tepat dengan kesibukannya ini. Menangkar MB tidak harus dilihat setiap hari, yang penting kandang aman dari semua predator, makanan dan minum selalu tercukupi, kebersihan selalu terjaga, urusan selesai dan beres. Lain halnya dengan merawat MB untuk orientasi lomba, yang mana kaki jangkriknya harus dibersihkan semua sebelum dikasihkan kepada si burung. Selama penjemuran burung harus kita pantau intensiv, kapan harus diangkat dan kemudian diangin-anginkan, apalagi jika panasnya timbul tenggelam. Yang jelas merawat MB untuk lomba jauh lebih repot ketimbang menangkarkannya.

Bahkan, jika kita semakin jarang melihat-lihat MB yang ditangkarkan, maka MB-MB tersebut semakin mendapatkan ketenangan saja dengan pasangannya di dalam kandang ternaknya. Jika si burung sudah merasa aman dan nyaman dengan keadaan di sekelilingnya, InsyaAllah merekapun bisa cepat berproduksi.

Dalam kegiatan menangkar yang menjadi masalah utama adalah faktor ketenangan untuk burungnya. Jika si burung sudah mulai unjal sarang, biasanya pemiliknya gatelan selalu nengokin terus perkembangan sarangnya di dalam kotak sarangya. Ini justru yang membuat si burung mulai tidak merasa nyaman lagi, apalagi untuk burung yang baru pertama kali mau produksi. Tapi ini hal yang wajar-wajar saja, setiap penangkar pasti akan mengalami hal ini, termasuk saya sendiri ketika masih baru-baru menangkar. He…he.

Kadang kitanya bisa menahan diri, tetapi orang tua atau mertua yang kadang sering tengak-tengok juga. Ha…ha. Ini sangat problematis. Tapi perlu dicatat, kalau sudah miliknya tidak akan kemana-mana. Artinya, apapun kendalanya tiba-tiba si burung bisa berproduksi saja. Tetapi kita jangan selalu mengandalkan kejadian yang luar biasa ini, tetap saja kita sebagai manusia harus ikhtiar.

Sebelumnya Om ARIF sudah memboyong sepasang indukan MB, indukan jantannya dari trah Sagarmatha, sedangkan yang indukan betinanya dati trah Bionic. Tidak cukup sampai sini saja, selang 1,5 bulan Om ARIF langsung order sepasang MB lagi. Kali ini indukan jantannya dari MB Penguasa dari wilayah TIRO – NAD, sedangkan MB betinanya sengaja kami pilihkan dari hasil tangkaran trah unggulan kandang Bahamaz. Komposisi materi MB yang sangat memukau, mudah-mudahan anakannya yang dihasilkan bisa sesuai dengan harapan kami. Amin..

To be continued…

 

Pj DSC03372 SKL BF

Pj DSC03371 SKL BF

Pj DSC03358 SKL BF

Pj DSC03368 SKL BF

Pj DSC03364 SKL BF

Pj DSC03378 SKL BF

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

6 Comments

  1. Assalamualaikum pak haji..maaf pak haji saya mau minta pencerahan.saya di rumah punya MB bakalan saya rawat sudah sekitar 3 bulan burung gak mau diem/gerabakan alhasil kaki MB saya bengkak dan jari belakang dua-dua’nya jadi kaku dan tidak bisa mencengkram tangkringan,saya bingung apa yg harus saya lakukukan dan bagaimana cara mengobati MB saya..sekali lagi saya mohon kiranya pak haji bisa memberikan tips/pengobatan yg tepat…terimakasih wassalam…

    • @Denny, unt sementara full kerodong saja dulu, kemudian di gantang di tempat yg tenang. Untuk urusan jari kaki belakang, dibiarkan begitu saja juga gak pa2. Kalau ada lukanya dikasih obat salep Garamicyn. Di oleskan merata, seminggu 2x saja.

  2. Wah. Kalo hobi burung memang lebih parah daripada kena narkoba om. Saya ngalami sendiri. Hehehe. Ya kalo menangkar MB itu baru positif. Semoga sukses om

    • @Suardita Putra, kalau menangkar burung itu selain menyalurkan hobi, juga berdagang.

      • Ya memang begitu om. Saya juga pernah menangkar MB. Silangan ekor hitam sama ekor putih. Tapi selalu mati anakannya setelah 2 mingguan. Ya mungkin 4 sampai 5 kali. Akhirnya indukannya saya lego. Pengen nyoba lagi Om. Nunggu modalnya biar ngumpul dulu. Hehehe. Salam sukses buat SKL BF Om. Astungkara

  3. Bdany panjang ngejantung pisang.
    Mewah…
    Kmren ngk sempet liat MB jantan punya saya,didlem glodok truz.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>