Setelah melewati proses mabungnya akhirnya kami bisa menampilkan kembali perkembangan teraktuel anakan KAPTEN SKL 781 (Biru/Ungu) milik ARIS Bekasi. Terus terang pemiliknya sih tidak pernah menanyakan prihal burung ini, Mas Aris sangat bijak dan sudah percaya penuh kepada kami. Cuman pas terakhir kami berkomunikasi Mas Aris berencana menjemput burungnya ini nanti pada tanggal 25 Oktober mendatang.

Kondisi burung sudah lumayan gacor semenjak tuntas bulu ekornya, typikal suaranya juga bening kristal dan tajam. Kami hanya bisa berupaya semaksimal mungkin dengan memasternya dan menjaga agar kondisi burung tetap sehat dan selamat sampai burung ini diserah terimakan kepada pemiliknya. Sebetulnya sport jantung juga merawat burung milik orang lain dengan kondisi cuaca seperti sekarang ini, cuacanya tidak menentu, terutama anginnya yang setiap hari selalu bertiup kencang diatas rata-rata. Perbandingannya dengan tahun kemarin, kondisi cuaca tahun ini lebih ekstrem. Perasaan kami musim angin tahun ini lebih panjang, dan juga lebih kencang. Perawatan burung juga tidak bisa maksimal, karena jam 09.00 pagi sudah angin sudah bertiup kencang, sehingga penjemuran ala kadarnya saja. Kami tidak tahu kondisi cuaca di tempat lain, apakah sama atau malah sudah mulai memasuki musim penghujan?

Cuaca yang begini tidak baik untuk burung, terutama untuk Murai Batu dan Cililin yang sangat sensitiv terhadap terhadap angin. Burung Cililin lebih parah lagi, itu burung badannya saja yang gede, tetapi sangat rentan terhadap perubahan cuaca. Banyak rekan-rekan Kicaumania yang mengeluh dengan kematian Cililinnya pada saat sekarang ini. Alhamdulillah, Cililin di tempat kami sehat-sehat selalu padahal kami memiliki tidak akan kurang dari 25 ekornya. Kuncinya hanya satu, yaitu sangat jarang di keluarkan. Pola rawatan ini kami menemukannya secara kebetulan saja. Jadi saat itu ada pergantian perawat burung masteran, yang mana perawat yang lama mengundurkan diri karena berencana mau berangkat kerja ke luar negeri (Korea Selatan). Dari pada kami merekrut orang baru, akhirnya kami aktivkan satpam kami untuk merawat burung-burung masteran. Namanya saja orang baru, jadi dia hampir tidak pernah menjemur burung-burung itu. Eh setelah beberapa bulan berjalan saya tidak pernah mendapat kabar lagi, bahwa ada burung Cililin di tempat kami yang mati. Jadi saya tanyakan kepada perawat burung kami yang paling senior yang biasa merawat MB.

“Tumben, Cililin kita sekarang hampir tidak ada yang mati lagi, padahal yang merawat orang baru yang bener-bener awam tentang burung?” tanya saya. Selidik punya selidik, ternyata si satpam itu jarang mengeluarkan burung masteran, terutama Cililin. Yah begitulah, kadang ilmu itu bisa kita peroleh secara kebetulan saja, Alhamdulillah…

Mudah-mudahan penampilan teraktuel anakan KAPTEN SKL 781 ini bisa mengobati rasa kangen Mas Aris. Amin…

 

PA DSC04362 SKL BF PA DSC04361 SKL BF

PA DSC04366 SKL BF PA DSC04356 SKL BF

PA DSC04355 SKL BF PA DSC04352 SKL BF

PA DSC04348 SKL BF PA DSC04365 SKL BF

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

One Comment

  1. Cuaca dijakarta juga panas dan anginny itu yang ngk tahan,kenceng sekali kalau siang.kandang burung dah seperti ayunan ,goyang kanan kiri..he.he…

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>