Setelah beberapa waktu yang lalu mentake over sepasang indukan MB kami, Om MULYONO Pemalang kembali berkunjung untuk menjemput MB remaja produk kami, yaitu salah satu anakan kandang PRABU SKL 683. Om Mulyono begitu semangatnya untuk bisa sukses menangkarkan MB, kebetulan dia dulunya bekas pemain ayam BK, sehingga kamipun mempersilahkan untuk memilihnya sendiri. Pilihan pertamanya jatuh pada betina anakan CHODET, yang kemudian dijodohkan dengan MB jantan miliknya sendiri. Selang beberapa bulan saja betina anakan Chodet itu bertelur, tetapi sayangnya telurnya tidak menetas. Pemandangan yang biasa/lumrah terjadi pada setiap penangkaran.

Om Mulyono bertutur, bahwa pejantannya itu seekor MB yang manja. Jadi kebanyakan berada di lantai bawah kandangnya saja.

“Bisanya cuman tengok kanan dan kiri saja, tidak berani nangkring di tangkringannya. Kecuali, jika saya mau memberinya makan, maka dia langsung mendekati saya,” cerita Om Mulyono sambil terkekeh-kekeh sendiri.

“Itu namanya burung manja Om,” jawab saya.

“Iya Pak, memang begitu kondisinya,” tegas Om Mulyono.

Menurut pengalaman saya pribadi MB jantan maupun betina yang manja biasanya bermasalah untuk ditangkarkan, jadi si burung hanya mau dekat dengan kita manusia saja. Justru dengan sejenis burungnya kurang bisa berinteraksi, kadang terlalu galak terhadap lawan jenisnya. Terutama, jika yang manja si pejantannya.

Akhirnya Om Mulyono berkunjung lagi ke tempat kami untuk meminang salah satu pajantan MB milik kami. Waktu itu kami sodorkan beberapa pejantan, baik hasil penangkaran kami sendiri maupun hasil tangkapan hutan. Saya menilai Om Mulyono sudah mahir sendiri dalam memilih burung Murai Batu, makanya saya persilahkan untuk memilihnya sendiri. Ternyata Om Mulyono memilih MB tangkapan hutan yang baru kami dapat 3 bulan yang lalu. Terus terang MB tersebut di tempat kami belum mau mengeluarkan suara, mungkin saja karena di tempat kami banyak terdapat MB yang dominan bersuara lantang, sehingga MB hutan yang baru beradaptasi agak tertekan. Saya juga sudah menjelaskan apa adanya, bahwa MB tersebut belum begitu lama kami rawat, tetapi diakui suara cetrekannya cetar membahana badai halilintar.

“Tidak apa-apa, saya ambil yang ini saja Pak,'” tegas Om Mulyono kekeh. Saat itu kunjungan Om Mulyono baru yang kedua kalinya, setelah mengambil betina anakan Chodet. Dua hari setelah berkunjung dari tempat kami Om Mulyono menelpon saya, menanyakan burung pejantan itu dari wilayah mana.

“Kenapa,” tanya saya balik. Om Mulyono menjelaskan dengan sejujurnya, bahwa MB tersebut mentalnya sangat ampuh. Jadi pada hari pertama sesampainya di rumahnya MB tersebut di perdengarkan suara MB dari handphonenya dan langsung menyahut nembak-nembak bak Mb yang sudah jadi saja. Om Mulyono sangat gembira dengan kepemilikan MB itu. Seperti yang sudah kami ceritakan di atas, MB tersebut di tempat kami belum mau mengeluarkan suara sama sekali loh. Memang sudah menjadi rejekinya Om Mulyono. Amin…

Setelah pengambilan MB yang keduanya di tempat kami, Om Mulyono order lagi MB remaja hasil penangkaran kami yang pernah dilihatnya ketika kunjungannya yang ke dua kalinya ke tempat kami. Kondisi burung saat ini mau mabung, dan konon kata temannya sekarang MBnya sedang proses mabung.

Mudah-mudahan anakan Prabu SKL 683 ini kelak bisa membanggakan majikannya. Amin…

 

k DSC04343 SKL BF

k DSC04344 SKL BF

k DSC04345 SKL BF

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081220072191, 087727505831 dan 085733695959

6 Comments

  1. sayang ngak ad penampakannya,ndak bisa cuci mata deh,he.he..
    semoga sukses penangkaranny om.

  2. Untk anakn harga kisaran nya brapa pk ( kategori murai yg bgus)

  3. No tlp nya brp pk?

  4. makin pnasaran&pengin sgra meluncur aja, tp msh nunggu tabungan cukup dulu.

Leave a Reply

Alamat surel Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Anda dapat menggunakan tag dan atribut HTML: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>