Om EDI Makasar mempunyai proyek penangkaran MB dengan melestarikan burung Murai Batu dari berbagai daerah MB di Indonesia, khususnya asal Sumatra Utara dan Aceh saja. Salah satu yang belakangan ini ditake over dari tempat kami adalah, burung dari wilayah sungai Landak di Bohorok, Kabupaten Langkat – Provinsi Sumtra Utara.

Burung itu termasuk koleksi burung lama kami. Kebetulan MB betinanya sangat cantik sekali, terlihat dari posturnya yang sangat ideal dan daun ekornya juga yang lentur. Begitu pula dengan sang jantannya yang memiliki suara lantang dan mental tempur yang sangat mumpuni.

Ide Om Edi untuk melestarikan Murai Batu dari beberapa daerah ekslusiv asal Pulau Sumatra ini tentunya gagasan yang sangat bagus dan idealis, tapi saya juga berpesan kepada Om Edi agar kita jangan sampai menjadi fanatik dengan asal usul atau KTP seekor burung Murai Batu. Jika kita sudah memulai mendiskriminasi asal usul seekor burung MB maka kita akan terperosok dalam kubangan yang kita gali sendiri. Mengapa? Karena di dada burung tersebut tidak tertuliskan asal usul yang pasti burung itu sendiri kan? He…he.

Prinsip saya, saya tidak memperdulikan KTP seekor MB, terpenting burung itu bagus, maka urusannya selesai. Saya tidak mau tahu dari mana asal burung tersebut. Misalkan, sekalipun konon MB itu berasal dari Lampung yang berekor pendek atau dari mana saja, terpenting bagus dan masih dari seputar wilayah Sumatra.

MB Borneo juga banyak yang mentalnya bagus, tapi berhubung sampai hari ini kelas lombanya belum populer di Pulau Jawa maka dari itu untuk sementara ini belum kita kembangkan.

Kebanyakan pemain pemula yang masih mempermasalahkan KTP seekor MB. Para pelomba sejati 1000% tidak akan mempermasalahkannya. Kalau kita bertanya kepada pelomba sejati dari mana saja asal usul MB jawaranya, pasti dia akan mentertawakan kita tapi hanya di dalam hatinya saja, dan akan ketahuan bahwa kita ini masih pemula. He…he.

Saya sendiripun pernah menjadi pemula kan, makanya bisa berbicara seperti ini. Malah saya dulu pernah ditegur oleh salah satu rekan dekat saya sendiri yang kebetulan dia pemain senior MB. Jadi saat itu salah satu MBnya moncer menjadi Champion di suatu lomba burung berkicau bergengsi, kemudian saya mau melihat lihat burungnya itu. Sebelum saya berbicara lebih jauh, rekan saya itu sudah mengingatkan agar jangan bertanya asal usul MB itu kepadanya. He…he.

“Silahkan lihat, tapi jangan sekali kali menanyakan asal usul MB tersebut kepada saya yah,” ujarnya.

Diakui, saat itu sebagai pemula saya selalu menanyakan KTP burung burung MB koleksinya. Dia sampai pusing tujuh keliling menjawab pertanyaan saya, malah saya yang menjadi sok keminter di hadapannya karena sudah terlalu banyak membaca artikel tentang kelebihan MB dari wilayahnya masing-masing di Pulau Sumatra via internet. Dia malah mentertawakan saya dan bertanya balik kepada saya.

“Kamu mau membeli seekor Murai Batu berdasarkan KTPnya atau mau mencari yang menangan?” tanyanya.

Bener juga pertanyaannya dia itu yah. Muka saya menjadi merah padam karena merasa malu dan ketahuan masih pemula sekali. He…he.

Maklum saja saat itu saya masih pemula sekali dan masih perlu banyak belajar. Semenjak kejadian itu saya tidak pernah mempermasalahkan lagi tentang KTP seekor MB, terpenting burung itu bagus.

Mudah-mudahan share ini bisa bermanfaat bagi kicaumania yang mau menggeluti dunia Murai Batu. Amiiinnn…

Kecuali misi kita seperti yang dilakukan Om Edi ini yaitu, hanya sebatas melestarikan MB dari masing-masing wilayahnya saja. Nah, itu merupakan tujuan yang mulia. Semoga penangkaran MB Om Edi semakin bertambah maju pesat. Amiiinnn…

 

 

p-dsc00260-skl-bf p-dsc00269-skl-bf

p-dsc00276-skl-bf p-dsc00282-skl-bf

p-dsc00305-skl-bf p-dsc00294-skl-bf

p-dsc00295-skl-bf p-dsc00283-skl-bf

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

3 Comments

  1. KTP SKL aja kalo orang upg he he he

  2. Sepasang ktp bahorok brp ya om harganya?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *