Akhirnya burung ini telah dikirimkan kepada pemiliknya, ANDIE Madiun. PRETORIAN SKL 862 ini salah satu burung MB yang paling lama di sekolahkan di tempat kami. Bayangkan saja, bulan Agustus 2017 yang akan datang burung ini akan genap duduk di bangku Sekolahan Burung SKL genap menjadi 3 tahun. Hhhmmm…

Alhamdulillah selama ini burung tersebut tidak pernah merepotkan perawat burung kami yang merawatnya selama ini. Tidak sekalipun mengalami telat menghabiskan makanannya, apalagi sakit yang serius. Semuanya berjalan dengan lancar-lancar saja. Padahal pemiliknya sangat jarang, atau bahkan hampir tidak pernah menanyakannya, tapi toh burungnya sehat-sehat saja tidak kurang sesuatu apapun juga.

Waktu 3 tahun itu bukan waktu yang sebentar loh. Itu sama saja dengan kita sebagai siswa yang telah yang telah menyelesaikan SMP atau SMA. He…he.

Burung ini sengaja saya sampaikan kepada pemiliknya agar segera dikirimkan saja, karena sejujurnya kami khawatir jika terjadi ada apa-apa dengan siburung. Selain itu suara burung ini terlalu mengusik burung-burung lainnya dengan volumenya yang kencang itu. Saat sekarang saja siburung sudah mulai berbunyi lagi, meskipun bulu ekornya masih belum tuntas yaitu, masih lagi dorong ekor. Apalagi nanti, jika sudah selesai mabungnya, pasti burung ini akan kembali gacor. Dan ini tentunya sangat menganggu ketenangan dan kenyamanan siswa burung yang masih muda yang sedang di sekolahkan di SKL. Mereka bisa saja tertekan dengan suara Pretorian SKL 862 yang usianya sudah semakin menjadi mapan saja.

Terakhir saja, sebelum mabungnya yang sekarang ini sengaja kami pisahkan dia sendirian dalam satu ruangan agar tidak mengganggu burung-burung muda lainnya.

Akhirnya saya harus mengutarakan apa yang sudah lama mengganjal di hati saya ini kepada Om Andie, meskipun Om Andie saat ini masih sibuk dengan kegiatannya dan kebetulam perawat burungnya lagi pulang kampung.

“Aduuuhhhh…gimana yah Om solusi yang terbaiknya. Kebetulan perawat burung saya sedang pulang kampung dan entah kapan ia akan kembali lagi,” tutur Om Andie via BBM.

“Terus terang Om Andie…Pretorian 862 ini sudah 3 tahun di tempat kami, saya khawatir terjadi apa-apa dengannya. Bayangkan, betapa akan kecewanya Om Andie jika terjadi apa-apa dengan siburung. Dan saya sudah tidak memiliki lagi pengganti burung yang seusianya dia. Jadi, kalau sampai terjadi apa apa (amit-amit), maka saya hanya bisa menggantikannya dengan burung yang masih trotolan,” jelas saya apa adanya.

“Betul Om. Ok deh, kirimkan saja burung ini secepatnya,” jawab Om Andie.

“Alhamdulillah…Terimakasih Om Andie atas pengertiannya,” kata saya.

Tidak lupa saya jelaskan juga kepada Om Andie bahwa, saat ini tidak susah untuk merawatnya, karena dia kan masih lagi dorong ekor sehingga tidak perlu merawatnya dengan intensiv. Jadi tidak merepotkan bagi pemiliknya.

Om Andie merupakan salah satu konsumen setia SKL sehingga saya juga mengijinkannya menyekolahkan burungnya sampai 3 tahun lamanya. Dan selama ini semua burung miliknya yang dititipkan di tempat kami tidak ada yang membuat ulah, misal selera makan yang tiba-tiba hilang atau sakit bahkan sampai mati. Semua burung miliknya yang di sekolahkan di tempat kami aman-aman dan mulus-mulus saja.

Mudah-mudahan burung ini juga tidak membuat ulah di tempat majikan yang sebenarnya. Amiiinnn…

 

 

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

4 Comments

  1. Burung pintar pastinya om..pasti mantap materinya

  2. Satu kata, mewah…

  3. Gagah.. Sangar juga..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *