Om WEIDY tahu tentang SKL BF dari salah satu rekan pemain Murai Batu senior di wilayah Jakarta Utara yaitu Om BINTANG Muara Karang. Om Bintang sendiri merupakan sahabat lama saya di dunia perburungan. Belakangan ini Om Bintang vacum bermain burung berkicau lumayan lama, karena kesibukannya sebagai pilot dan mengurusi organisasi para pilot yang mana Om Bintang sebagai Ketuanya.

Tapi yang namanya hobi tetaplah hobi, kapan-kapan pasti akan muncul kembali. Akhir-akhir ini Om Bintang bersama kicaumania Jakarta Utara, khususnya daerah Pluit, Muara Karang dan sekitarnya, mendirikan perkumpulan penggemar burung berkicau di bawah naungan bendera ECOBIRD. Tentu saja dengan keberadaan Ecobird dunia burung berkicau akan bertambah ramai saja.

Saya sangat mengenal Om Bintang yang suka mengoleksi burung-burung bagus dan berkelas dan sempat menyambangi rumahnya di Muara Karang. Dan dulu pernah mengambil beberapa ekor MB betina hasil tangkarannya sebelum saya terjun langsung ke Aceh. Saya tahu Om Bintang langsung hunting MB ke Aceh dan paham betul akan seleranya.

Saat itu kami berkenalan di lapangan lomba burung berkicau. Kalau tidak salah di Acun Owen Award. Gantian saja, beberapa waktu yang lalu Om Bintang yang mentake over seekor MB jantan produk kami dari trah CONTADOR (F2) SKL 1458. Om Bintang sempat berujar bahwa ia akan terjun menggeluti dunia perburungan lagi dan harus memiliki seekor burung yang bisa dihandalkan. Alhamdulillah, Om Bintang mau turun gunung lagi.

Sekarang Om Bintang sedang menggalakkan semangat rekan rekannya sesama kicaumania agar selalu berusaha melombakan burung-burung hasil tangkaran saja. Ini tentunya suatu terobosan baru dari Om Bintang.

Om Weidy ini salah satu anggota dari Ecobird. Pada suatu hari Om Weidy menelpon saya untuk dipilihkan seekor anakan Murai Batu yang kelak bisa diajak jalan jalan jauh.

“Atas saran Om Bintang. Kenalkan saya Weidy dari Jakarta. Tolong dipilihkan seekor anakan MB yang mumpuni yang bisa diajak jalan jalan jauh Pak. Apakah ada stoknya?” ujar Om Weidy via selular.

“Ada Om. Nanti saya kirimkan fotonya dari beberapa ekor anakan yang berlainan,” jawab saya.

Setelah saya foto dadakan akhirnya saya kirimkan kepada Om Weidy. Seperti yang saya duga, Om Weidy kebingungan memilihnya. Hal yang seperti ini sudah sering terjadi. He…he.

“Waduuuhhhh bingung memilihnya Pak. Tolong sarankan saja yang mana yang cocok untuk saya,” kata Om Weidy.

Akhirnya pilihan saya jatuh pada trah ARMADA (F2) SKL 1524 (Hitam/Orange) yang lahir pada tanggal 04 Juli 2017, tapi tentunya dengan persetujuan Om Weidy. Ternyata feeling Om Weidy juga sama. Alhamdulillah…kita mencapai kata sepakat.

Burung ini untuk tahap awal akan di sekolahkan sampai habisnya tahun 2017, karena saat ini rumah Om Weidy sedang dibangun.

“Sementara saya sekolahkan dulu sampai habisnya tahun 2017, setelah itu nanti saya pikirkan kembali Pak bagaimana kelanjutannya,” tutur Om Weidy.

Mudah-mudahan kami selalu diberikan kemudahan dalam merawat semua burung yang sedang di sekolahkan di SKL. Amiiinnn…

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

3 Comments

  1. Top penampilannya Armada koppasus NY siap mengamankan gantangan nasiaonal kedepannnya..heeh.aminn

  2. Salam kenal pak @slamet nugroho terima kasih atas pujiannya ….
    Semoga SKL bisa terus memplopori Murai ring berkualitas dan
    Menaikan derajat Lomba MB ring ….
    Keep up the good work Pak Haji ……

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *