Setelah proses penjodohan dua pasang indukan MB yaitu trah CHAMP SKL 760 Vs PEMBURU (F2) SKL 1462, dan trah BOMBER (F2) SKL 1291 Vs MB hutan Calang, NAD berhasil sukses, saya langsung mengontak Om ILUNG Korea untuk menanyakan kapan kedua pasang burung itu mau dijemput atau dikirimkan.

“Iya Pak. Nanti keluarga saya akan mencari waktu yang tepat dan secepatnya untuk menjemput burung burung itu,” jawab Om Ilung via selular.

Selang satu malam Om Ilung sudah memberikan kabar bahwa dalam 2 hari ke depan anggota keluarganya, kakak dan bapaknya serta kedua rekan dekatnya akan menjemput langsung  ke SKL. Alhamdulillah…setidaknya mengurangi beban mental kami, karena selama proses penjodohan di tempat kami semua masalah dan musibah merupakan tanggung jawab kami.

Perjalanan menuju ke Jatibarang sempat diwarani insiden ringan yaitu mereka sempat kesasar salah arah menuju kota Indramayu. Sedangkan kami tinggal di Jatibarang, sekitar 17 Km dari Kota Indramayu. Jatibarang merupakan salah satu Kecamatan Kabupaten Indramyu. Akhirnya rombongan keluarga Om Ilung harus berputar arah lagi menuju Jatibarang.

“Bapak saya sengaja diikut sertakan agar ada kegiatannya, sekalian jalan jalan Pak. Kasihan, selalu di rumah saja,” ujar Om Ilung.

“Bagus lah kalau gitu,” saya menimpalinya.

Meskipun usianya sudah 75 tahun tapi bapak Om Ilung ini tampak sehat sehat saja, maklum badannya langsing. Itu pertanda bebas dari penyakit. Aamiiinnn…

Untuk mempersingkat waktu kunjungannya saya persilahkan melihat lihat area penangkaran kami, karena rombongan ini tidak mau kesorean sampai di kota asalnya.

Ketika masuk kandang Bomber 1291 dan melongok gelodok sarangnya ternyata sudah ada satu butir telor yang tampak masih baru dan fresh. Tampaknya usia telor ini baru kemarin atau paling lama baru 2 hari saja. Alhamdulillah…

Setelah menangkap pasangan kandang trah Bomber, kami melajutkan menangkap pasangan kandang Champ. Ternyata sarangnya sudah terbentuk rapih. Itu pertanda pasangan ini sedang siap siap untuk mempunyai keturunan. Semua sarang dan telornya saya pasrahkan saja kepada pemiliknya. Biasanya masih ada sisa telornya yang lain di dalam perut si betina pasangan Bomber 1291 itu. Tentunya keluarga besar Om Ilung sangat senang melihat kenyataan yang ada.

Setelah berfoto bersama akhirnya keluarga Om Ilung berpamitan pulang. Mudah mudahan Om Ilung diberikan kelancaran dalam menangkarkan burung Murai Batu. Aamiiinnn…

 

 

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *