Seperti biasanya, pemberitahuan konsumen akan berkunjung ke SKL sering mendadak. Sehari sebelumnya Om REGGI “British 71 SF” Majalaya menelpon saya dan memberitahukan bahwa besok ia dan rekan rekannya akan berkunjung ke Mabes SKL.

“Apakah besok ada di rumah Om? Kami mau berkunjung ke SKL,” tanya Om Reegie via selular.

“Inshaa Allah…asal jangan kepagian saja yah, karena saya biasanya bangun agak siangan,” jawab saya.

Kebetulan pada hari itu hari Jum’at dan Om Reggie berserta rombongan datang mendekati waktu Jum’atan sehingga saya bilang kepada mereka, silahkan istirahat dulu saja nanti kita bertemu setelah sholat Jumat.

Begitu selesai sholat Jumat saya bergegas langsung meluncur ke penangkaran. Pas sampai disana saya dikenalkan seorang lain lagi yang bertubuh tinggi besar. Saya bingung yang mana yang memiliki nama Reggie, karena saya sendiri belum pernah melihat wajahnya, cuman mengenal suara dari handphone saja. Ternyata si Om yang tinggi besar ini bernama ADANG dan merupakan salah satu pamannya Reggie. Reggienya sendiri masih berusia muda.

Setelah berkenalan saya meminta maaf atas keterlambatan saya karena sebelum sholat Jumat ada kegiatan lainnya yang tidak bisa ditinggalkan.

“Mohon maaf Om karena menunggu agak lama,” kata saya.

Si Om Adang ini tampaknya orangnya penuh pengertian, kemudian pembicaraan kita langsung dilanjutkan kemasalah burung Murai Batu. Ternyata Om Reggie ini seorang pelomba sejati yang sudah sering mengikuti event event besar. Tapi sejujurnya saya masih bingung yang mana orangnya yang sebenarnya yang akan berminat dengan burung kami.

Disini saya tidak perlu menjelaskan panjang lebar tentang burung Murai Batu, karena semuanya sudah pintar pintar semua. Justru saya lebih enak menghadapi orang yang model begini, karena pembicaraan kita bisa saling mengisi satu sama lainnya.

Om Reggie hanya bertanya bagaimana pola rawatan burung MB versi SKL dan saya jelaskan bahwa kita tidak memiliki resep khusus dalam merawat burung Murai Batu. Semuanya kami biarakan alami saja, atau istilah lainnya semau maunya burung saja. Nanti pada saat burung itu sudah mencapai birahinya pasti akan memberikan sinyal dengan mengeluarkan suara suara yang menekan yang berbeda dari yang sebelumnya.

Sedangkan Om Adang hanya mendengarkan dengan setia. Biasanya model orang yang begini ini yang ilmunya sudah penuh. Sekali kali Om Adang hanya tertawa dan mengangguk anggukan kepalanya saja setelah mendengarkan perbincangan kami.

Akhirnya untuk mempersingkat waktu satu per satu saya keluarkan stok anakan MB SKL dimulai dari yang sudah mabung, sedang mabung dan yang masih trotolan. Saya sendiri awalnya tidak tahu yang mau dicari oleh rombongan ini yaitu anakan MB yang prospek atau indukan MB untuk ditangkarkan.

To be continue…

 

 

Reggie “British 71 SF” Majalaya paling kanan, Om Adang kedua dari kanan.

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

2 Comments

  1. Sampai bingung mau milik anakan yang mana hehe semoga sukses terus ya pak haji

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *