Beberapa kali kami sudah berkomunikasi berbicara langsung via selular dan Om SAMPURNO Jakarta akhirnya menanyakan nomer WA saya agar ke depannya bisa lebih praktis untuk berkomunikasi.

Melalui pembicaraan via WA Om Sampurno mengutarakan niat seriusnya untuk meminang seekor anakan MB jantan produk SKL.

“Saya berminat serius untuk memiliki seekor anakan MB jantan produk SKL Pak. Untuk itu tolong kirimkan foto dari beberapa ekor anakan MB agar saya bisa memilihnya. Maaf merepotkan,” kata Om Sampurno via WA.

“Ok Om,” jawab saya.

Saya minta waktu untuk mengumpulkan file anakan MB yang siap dilepas, terutama dari segi faktor usianya. Akhirnya saya kirimkan foto foto dari beberapa anakan agar Om Sampurno juga bisa memilihnya.

Setelah melihat foto yang saya kirimkan, Om Sampurno minta jadwal waktu untuk berkunjung ke SKL.

“Saya akan berkunjung langsung ke SKL saja Pak, sekalian silaturohim dangan Pak Syamsul,” ujar Om Sampruno.

“Monggo, dengan senang hati Om. Welcome,” jawab saya.

Pada hari H-nya Om Sampurno memberitahukan bahwa kunjungannya ke SKL diundur, karena seorang rekannya tiba tiba berhalangan untuk ikut serta.

“Maaf Pak, kunjungan kami terpaksa diundur karena rekan saya kemarin tiba tiba berhalangan untuk ikut. Nanti akan saya jadwalkan lagi yah Pak,” jelas Om Sampurno.

“Ok Om, gak apa apa. Terimakasih untuk infonya,” balas saya.

Saya sangat menghargai info dari Om Sampurno yang membatalkan kunjungannya ke SKL saat itu, karena saya bisa beraktivitas untuk hal hal lainnya. Itu pertanda bahwa Om Sampirno adalah seorang yang sportiv.

Singkat cerita, selang beberapa mingu ke depannya saya mendapat pesan WA lagi dari Om Sampurno yang memberitahukan akan berkunjung ke SKL. Om Sampurno menanyakan apakah saya pada hari H tersebut ada di tempat?

“Esok lusa saya akan berkunjung ke SKL Pak. Apakah Pak Syamsul ada di tempat?” tanya Om Sampurno.

“Insha Allah Om,” jawab saya.

“Ok, nanti sore saya akan membeli tiket kereta apinya,” lanjut kata Om Sampurno.

Akhirnya tibalah moment yang ditunggu tunggu Om Sampurno. Om Sampurno tiba tiba sudah sampai di penangkaran kami. Saya mempersilahkan Om Sampurno untuk beristirahat dulu. Setelahnya sayapun bergegas berangkat ke penangkaran dan Alhamdulillah akhirnya kami bisa berkenalan dan bertatap muka secara langsung.

Orangnya sangat ramah dan selalu low profile, itulah sosok Om Sampurno. Ternyata pengalaman Om Sampurno dalam dunia Murai Batu sangat banyak. Maklum saja, karena Om Sampurno sudah sering melalang buana untuk mengikuti event lomba burung berkicau jika gacoannya telah siap kondisinya untuk diturunkan.

Om Sampurno minta diperlihatkan burung burung yang fotonya telah saya kirimkan via WA tempo hari itu. Saya memperlihatkannya satu per satu. Akhirnya mata Om Sampurno tertarik pada salah satu burung yang saat itu masih lagi dorong ekor dari mabung pertamanya.

To be continue…

 

 

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

7 Comments

  1. Terima.kasih pak haji atas ilmu yg di berikan saat kunjungan saya ke skl.smga skl sllu berkah.dan barokah….

    • @Sampurno, sami2 Mas Sampurno…
      Sampai bersua kembali…

  2. siap,pak haji,,,bnyk ilmu yg di dapat,dr pak haji,,bukan hanya,,tentang,MB,,akan tetapi,tentang hidup,jga,,,sllu sukses,,,dan amanah,,,,,amin,,,,,

  3. Amin amin

  4. Pa haji sy mw tanya… sy lg belajar ternak bln kemarin berhasil netas tp skrg udh 2x bertelor selalu zonk… itu kenapa ya penyebabnya

    • @Agus, ibarat manusia juga, mungkin lagi malas ngawin yg jantannya, karena pada saat itu waktu birahinya tidak datang bersamaan.
      Atau, bisa juga mereka kawin, tapi terjadi ejakulasi dini pada jantannya. Istilahnya belum sempat masuk, keburu ejakulasi di luar.
      Wajar saja Om. Kasus seperti ini sering terjadi dimana mana, juga di tempat saya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *