Setelah lumayan lama di sekolahkan di SKL BF akhirnya MB jantan trah HERMES SKL 708 dijemput oleh pemiliknya, Om RAHMAT Garut. Tidak terasa waktu terlewati begitu cepatnya, yang jelas sudah lebih dari satu setengah tahunnya burung ini di sekolahkan di tempat kami.

Pemiliknya nyantai nyantai saja di rumah tanpa perlu memikirkan burungnya lagi, karena semuanya sudah terjamin, termasuk keselamatan siburung tersebut. Sampai hari ini masih ada 2 ekor lagi burung milik Om Rahmat yang masih di sekolahkan di SKL.

Saat difoto kondisi Hermes SKL 708 ini masih dorong ekor. Meskipun ekornya belum tuntas, tapi sudah nampak penampilan physiknya yang keren. Suaranya juga sesuai dengan penampilan physiknya yaitu tajam tajam dan pedas. Pokoknya volumenya burung ini bisa membuat telinga kita menjadi pekak. Yang sangat mencolok dari burung ini adalah matanya yang bulat dan besar, sorot matanyapun sangat tajam dan sadis.

Sudah banyak sekali Om Rahmat mengoleksi MB produk SKL, baik yang jantan maupun yang betina, dan semuanya yang tangguh tangguh. Selera Om Rahmat memang sangat tinggi.

Awalnya Om Rahmat mau eksis sebagai pelomba sejati, tapi akhir akhir ini kesibukannya yang sangat padat membuat Om Rahmat berpikir ulang sebagai pelomba dan sekarang telah memutuskan untuk menjadi penangkar murni saja.

“Awalnya saya mau eksis sebagai pelomba Pak, tapi sekarang kenyataan berkata lain. Kesibukan saya ini tidak bisa diwakilkan kepada orang lain. Istri saya juga tidak mampuh tenaganya untuk menghandel semuanya ini, karena harus memperhatikan pendidikan anak anak saya yang relativ masih kecil kecil,” tutur Om Rahmat.

Menyalurkan hobi tidak harus sebagai pelomba saja, melainkan sebagai penangkar juga sama saja. Bahkan, sebagai penangkar MB kontribusinya sebagai kicaumania tidak kalah besarnya sebagai pelomba, karena kitapun mensupport keberadaan anakan MB yang dihasilkan oleh penangkaran kita.

Seperti yang kita ketahui permintaan akan anakan MB hasil penangkaran masih jauh dari cukup terpenuhi. Itu merupakan peluang bagi kita yang ingin memiliki usaha sampingan akan tetapi sama sekali tidak mengganggu aktivitas utama kita.

Jika kita memiliki usaha lain sebagai usaha sampingan misalkan sebuah toko selular atau yang lainnya, jelas jelas setelah kita mengeluarkan modal usaha kita masih harus mengelolahnya lagi atau setidaknya kita harus tongkrongin toko usaha itu. Lain halnya jika kita memiliki sebuah penangkaran MB atau yang sejenisnya, setelah kita mengeluarkan modal untuk membeli burungnya maka selanjutnya yang berkerja adalah burung burung kita itu sampai menghasilkan anakannya. Kita hanya perlu memberi makan dan minum yang cukup saja, tapi tidak perlu kita tomgkrongin seperti halnya jika kita memiliki sebuah toko.

Justru, semakin kita jarang menengokinnya, maka semakin happy saja burung burung tersebut di dalam kandang ternaknya. Tidak ada yang mengganggu ketenangannya bukan? Tapi, pemiliknya saja yang suka usilan jika sibetinanya sudah mulai menata sarang di dalam gelodoknya, karena pemiliknya akan selalu tambah rajin melongok setiap waktu ke dalam gelodoknya. Penasaran apakah sudah bertelur atau belum. He…he. Itu jelas jelas sangat mengganggu ketenangan siburung.

Mudah mudahan Om Rahmat selalu sukses dalam menangkarkan MB. Aamiiinnn…

 

 

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *