Dugaan saya kicaumania yang memiliki nama FARUQ Gresik Jawa Timur ini usianya belum dewasa dewasa banget, tapi ambisinya tidak usah diragukan lagi. Jadi, pada suatu hari saya menerima telpon dari Faruq yang menanyakan perihal anakan MB produk SKL BF.

“Ini Om Syamsul pemilik SKL BF bukan yah?” tanyanya.

“Iya betul Dek. Ada yang bisa saya bantu?” tanya saya balik.

“Ada stok anakan MB milik Om Syamsul yang paling bagus tidak?” tanyanya dia kembali.

“Ada Dek,” jawab saya. Saya hanya memanggil “Dek”, karena suaranya masih terdengar sangat muda sekali, atau bahkan masih terdengar seperti anak kecil saja.

“Kalau yang paling bagus berapa harganya yah Om?” tanyanya lagi.

“Maaf Dek, bapakmu ada gak yah?” tanya saya lagi.

“Kenapa memangnya Om? Kan saya yang kepingin beli, bukan bapak saya. Dulu bapak saya memang pemain MB sejati, tapi sekarang sudah pensiun. Sekarang saya yang mau terjun langsung meneruskannya Om,” jelas Faruq dengan lantang.

“Ooohhh…,” saya sempat tertegun dengan jawabannya dan hanya bisa diam saja.

“Om…,” tegurnya lagi.

“Ya. Gimana Faruq?” tanya saya.

“Saya serius mau beli burung Om, tapi pilihkan yang bagus sekali Om,” pesannya.

“Eeee…mahal loh Faruq, kalau yang bagus sih,” terpaksa saya harus menjelaskannya. Tiba tiba terdengar ada suara perempuan di belakang handphonenya : ” Faruq, iki susumu meh didalake neng ndi?” (Faruq, ini susumu mau ditaruh dimana)

Faruq menjawab pertanyaan wanita tadi : “Neng kene ae,” (Disini saja)

Saya semakin kaget, kok siang siang bolong begini masih minum susu yah. Tapi positiv thinking saja, karena beruntung tidak ada kata “botolnya”. Seandainya saja kalimat pertanyaan wanita tadi terdengar, mau ditaruh dimana “botol” susumu Faruq, maka sayapun mau akan berpamitan langsung darinya dan menutup pembicaraan kita. He…he.

“Maaf Om, pembicaraan kita sempat terganggu karena tadi saya harus minum susu dulu agar badan cepat menjadi lebih besar,” jelasnya. Haddeeehhh…piye iki???

“Coba, bisakah saya sekarang bicara dengan bapakmu Faruq?” tanya saya dengan santun.

“Bapak masih di kantor Om. Pulangnya paling agak sorean, bisa juga malam hari kalau masih banyak pekerjaaan,” jawab Faruq.

“Jadi berapa harganya Om?” tanyanya lagi ngotot.

Singkat cerita, saya sebutkan harganya saja. Variativ, tergantung dari masing masing kualitas burungnya. Saya sebutkan mulai dari yang paling murah sampai dengan yang paling mahalnya.

“Ada berapa ekor yang bagusnya itu Om?” Faruq bertanya.

“Faruq butuh berapa ekor?” tanya saya agak ketus.

“Untuk awal saya perlu satu ekor saja dulu Om. Ada foto atau videonya Om?” taya Faruq lagi.

“Ada. Nanti segera saya kirimkan via WA yah. Ini nomer WAmu bukan Faruq?” saya bertanya.

“Ini nomer WA saya Om,” ujar Faruq.

Setelah kami berteman via WA, langsung saya kirimkan saja 2 video anakan burung SKL yang berlainan kepada Faruq. Rupanya setelah menerima video burungnya Faruq langsung menelpon saya lagi. Hhhmmm…

“Om Syamsul yah? Ini sudah yang bagusnya kan Om?” tanya Faruq memyakinkan.

“Iya,” jawab saya singkat.

“Saya cenderung tertarik pada anakan trah HUNTER SKL 1685 ini Om. Gimana sistem pembayarannya Om, karena saya mau menyekolahkan burung ini di SKL selama 5 tahun?” kata Faruq. Nah mulai ngawur kan anak ini, pikir saya. Masak iya mau menyekolahkan burung selama 5 tahun sih.

“Masak iya menyekolahkannya 5 tahun sih Faruq. Ngawur kamu,” canda saya.

“Serius Om. Bolehkah Om?” tanya saya serius.

“Begini saja, kita evaluasi setiap tahunnya,” jelas saya.

“Baik Om. Jadi saya ambil yang Hunter 1685 saja. Tolong WAin nomer rekeningnya yah Om. Nanti bapak saya yang akan transfer uangnya, harap maklum saja saya belum punya uang. Hi…hi,” kata Faruq. Bener2 ugal ugalan ini anak.

Sekitar malam jam 20.an pada hari itu juga tiba tiba Faruq menelpon saya lagi untuk memberitahukan bahwa uangnya sudah ditransfer oleh bapaknya.

“Tolong dicek yah Om. Dan untuk sementara titip Hunter 1685 agar kelak bisa membuat geger jagad raya ini,” begitu pesannya.

Jujur, sampai saat itu saya masih belum percaya dengan pesannya itu. Tapi setelah saya cek via M-Banking ternyata benar uang itu sudah masuk ke rekening saya. Gilllaaaaa ini anak, pikir saya.

Sekarang gantian saya yang menelpon Faruq.

“Alhamdulillah…uang sudah saya terima Faruq. Terimakasih…bolehkah saya bertanya lagi?” ujar saya.

“Iya. Sama-sama, makasih juga sudah melayani saya dengan sabar Om. Apa yang mau ditanyakan Om?” jawabnya balik.

“Maaf sebelumnya, kamu ini sebetulnya usia berapa?” tanya saya penasaran.

“Gak apa apa kok Om. Saya masih duduk di bangku sekolah SD kelas VI,” jawabnya dengan polos.

“Ooohhh…,” gedubraaakkk, tentunya saya terkejut sekali dengan jawabannya, meskipun dari awal saya sudah menduganya.

“Makanya saya mau menitipkan Hunter 1685 sampai waktu 5 tahun di SKL, karena bapakku baru mengijinkan saya ikut lomba burung setelah saya nanti duduk di bangku sekolah SMA Om,” jelasnya lagi dengan polosnya. Duh anak ini…

Masih kata Faruq, kelak ia akan memesan 2 ekor lagi anakan MB yang kelasnya harus di atas Hunter 1685. Tapi saya jawab, cukup satu ekor saja dulu.

Sengaja saya pilihkan anakan MB dari trah Hunter SKL 1685 yang lahir pada tanggal 06 Juli 2017. Burung ini termasuk maharnya mahal, karena dari jajaran anakan kelas premium. Tujuan awalnya sih agar Faruq langsung mundur teratur dan tidak berminat lagi setelah mendengar maharnya. Apalagi ditambah tampilan physiknya yang saat ini kurang menarik, karena burung ini sedang menjalani proses mabung pertamanya. Tapi, faktanya justru kebalikannya yaitu Faruq semakin nyeruduk saja.

Mudah mudahan kami bisa merawat burung ini dengan baik baik sampai Faruq duduk di bangku sekolah SMA. Aamiiinnn…

 

 

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

10 Comments

  1. luar biasa faruq….layak dapat gelar konsumen SKL termuda se indonesia raya…piye pak haji jika kelak konsumen SKL dari kalangan anak SD semua??? he he

  2. ha..ha…ha…lucu banget artikelnya, rupanya p hj dibikin klepek2 ama dek faruq…

  3. Ha ha ha ayo faruq minum dulu susunya….biar cepat sma…

  4. Yg aku heran pilihannya itu lho pak dikasih opsi 2 khan ya bkn dipilihkan skl….talent search banget..ck ck ck

    • @Primadhana, itu loh yg membuat saya bingung juga Mas Prim. Malah dia pesan serius yg lebih dr itu. Kapan saja waktunya tinggal kasih tahu dia.
      Nomer ringnyapun, nomer ring cantik, sudah diordernya.

      • G2 pak…second generation nih…bakat bapaknya menurun hhhh…sukses ya faruq
        #pict kanan atas 👍👍

  5. Ini faruk, botol susunya.. Hahahaha…

  6. Ancaman ini Pakaji….
    Bagi yg tua2 harap waspada wkwkwkkk…😅😜😜😜

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *