Sampai hari inipun saya belum pernah melihat wajahnya, tapi Om BUDI Solo ini sudah langsung mempercayai MB produk SKL. Tentunya saya sebagai manusia biasa pasti merasa bahagia atas amanah yang telah diberikan oleh Om Budi.

Awal perkenalan kami hanya melalui selular saja. Menurut Om Budi sendiri, konon 2 tahun yang lalu sudah pernah mengontak saya untuk sekedar menanyakan perihal MB pada umumnya. Setelah itu tidak ada kontak lagi diantara kami.

Menginjak tahun 2018 Om Budi menelpon saya lagi, menanyakan panjang lebar tentang MB pada umumnya dan juga MB produk SKL. Saya jawab apa adanya saja dan semampuh saya, selagi saya bisa menjawabnya.

Hal ini sudah biasa bagi saya untuk menjelaskan panjang lebar tentang MB, sekalipun si penelpon tidak membeli MB produk SKL. Lah wong namanya hobi Murai Batu, otomatis akan senang jika diajak bincang bincang tentang MB. Dengan catatan kondiai badan lagi dalam keadaan enak dan sehat. He…he.

Yang jelas perbincangan kami nyambung, itu menurut istilahnya Om Budi. Pembicaraan kami tidak lah lama kok, paling hanya sekitar 2 jam lebih saja. Itulah ciri ciri Muraimania sejati. He…he.

Singkat cerita, sekarang Om Budi minta dipilihkan seekor MB yang kelak bisa diandalkan untuk bisa diajak jalan jalan jauh. Untuk itu saya tawarkan seekor MB jantan dari trah SAMBER NYAWA (F2) SKL 1508 yang lahir pada tanggal 08 Januari 2017.

Saya kirimkan video dan juga foto fotonya. Alhamdulillah Om Budi langsung tertarik. Bagi Om Budi mahar MB tersebut bukanlah menjadi masalah utama, terpenting adalah kualitas MB itu sendiri. Ternyata Om Budi bisa menghargai karya seseorang.

Menyortir dan membesarkan seekor MB yang handal dari usia anakan adalah sebuah karya seni juga loh, bahkan memakan waktu yang tidak sebentar. Butuh waktu tahunan, tidak cukup hanya satu atau 2 tahun saja. Orang yang tidak senang dengan MB pasti akan tumbang ditengah jalan. Arti senang disini bukan hanya sekedar hobi memilikinya saja atau hanya menyalurkan hobi semata, melainkan harus bisa menyayanginya juga sepenuh hati. Yang terakhir ini yang sangat susah melakukannya. Kalau hanya sekedar bisa memilikinya sih gampang sekali selagi kita masih memiliki uang.

Dari pembicaraan kami selama berjam jam, saya berkesimpulan Om Budi ini tidak sekedar hanya mau memiliki MB melainkan ia pun sangat menjiwai tentang MB. Om Budi tidak bosan selalu menanyakan bagaiman pola rawat MB yang baik. Bukannya Om Budi belum tahu tentang cara merawat MB, tapi Om Budi hanya ingin menyamakan persepsi diantara kami berdua. Alhamdulillah, pandangan kami sama.

Seperti biasanya, saya selalu berusaha menjelaskan sesuatu dengan disertai argumentasi yang bisa dimasuk akal. Tujuannya tidak lain yaitu agar rekan rekan kita ini bisa menerima segalanya dengan jelas dan tidak goyang lagi pendiriannya dalam merawat MB, karena selalu disertai alasan alasan yang memadai.

Janganlah kita menelan mentah mentah cara merawat seekor MB yang benar hanya dikarenakan yang menjelaskannya seorang lebih senior dari kita. Tapi, kita harus bertanya apa alasannya sehingga harus melakukan yang ini atau yang itu. Jangan kita sungkan sungkan bertanya, karena jika kita malu bertanya maka kita akan sesat di jalan. Begitu kan pepatah tua yang sering kita dengar?

Jika penjelasan dari orang yang kita tanyai itu tidak disertai argumentasi yang kuat atau tidak disertai alasan yang memadai, maka lebih baik kita abaikan saja, sekalipun penjelasan itu berasal dari saya juga loh. Fair kan?

Mengenai kualitas burung ini saya tidak mau menjelaskan panjang lebar, karena pemiliknya yang baru, Om Budi, sudah melihat video burung ini yang mulai direkam dari semenjak dibuka kerodongnya sehingga kita bisa mengetahui basic karakter burung tersebut dari awal. Tanpa editan atau yang sejenisnya. Kalau burung tersebut lagi diam yah direkam apa adanya juga, sesuai dengan kondisi yang sebenarnya. Jadi tidak direkam, atau hanya diambil moment selagi burung tersebut sedang nembak/action saja. He…he.

Dari rekaman videonya kita bisa melihat performa burung tersebut. Dari foto fotonya kita bisa melihat katuranggan seekor burung MB dengan lebih jelas. Untuk sementara burung ini lanjut di sekolahkan di SKL sampai mencapai usia yang mapan untuk dibawa ke lapangan.

Mudah mudahan kami selalu diberikan kelancaran dalam merawat Samber Nyawa 1508 ini. Aamiiinnn…

 

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

4 Comments

  1. mantap om budi semoga kelak membanggakan

  2. Sudah ampuh msh sekolah lagi…ngeri kali nanti stlh wisuda…

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *