Meskipun belum pernah mengenal sama sekali tentang burung Murai Batu, tapi Om HERLAMBANG Indramayu ini tetap nekat berniat menangkarkan burung tersebut. Mengapa? Itu tidak lain karena burung Murai Batu memiliki nilai ekonomi yang tinggi.

“Setelah saya amati ternyata semakin hari semakin banyak saja orang menangkarkan burung Murai Batu, terutama di Kabupaten Indramayu,” ujar Om Herlambang saat berkunjung ke SKL.

Dari hasil pengamatannya ini, maka Om Herlambang memutuskan untuk menangkarkan MB, selain dirinya yang memang gemar memelihara hewan piaraan. Yang paling ekstrem adalah Om Herlambang gemar memelihara ular, tidak tanggung tanggung yang dimilikinya ini jenis ular kobra. Hhhmmm…

Om Herlambang menjelaskan apa adanya bahwa ia masih buta sama sekali dengan burung Murai Batu ini, baik karakternya maupun cara merawatnya. Tapi, tekad yang sudah bulat untuk menangkarkan MB tidak menjadi kendala bagi dirinya.

Sebagai seorang pengusaha yang sukses Om Herlambang berpegang pada prinsip yaitu kemauan yang keras, rasa optimisme yang besar dan tentunya dibarengi dengan doa kepada-NYA Inshaa Allah semuanya cepat atau lambat akan mencapai sukses.

“Semuanya hanya butuh proses waktu saja,” tambah Om Herlambang.

Motto Om Herlambang ini sangat menarik, terutama yang menyangkut rasa optimisme ini, karena saya sendiri pernah mengalaminya. Pada awal menangkarkan MB sayapun buta sama sekali, hanya berbekal ilmu cara menangkarkan ayam saja. He…he.

Rasa tekad sayapun saat itu benar benar sudah bulat untuk menangkarkan MB dan tidak terpikirkan sama sekali dengan kegagalannya. Pokoknya saat itu nyeruduk terus. He…he.

Kandang demi kandang saya buat saja dengan skill yang pas pasan sekali. Eh…tidak lama menunggu burung burung MB yang saya tangkarkan pada mulai menetas. Setelah menetas sayapun tidak tahu harus dipasarkan kemana, maklum saja kota Jatibarang ini hanya setingkat Kecamatan saja. Alhamdulillah, SKL sampai hari ini masih eksis.

Jadi rasa optimisme itu sangat penting dalam mengerjakan sesuatu. Dan hal inipun terbukti pada Om Herlambang juga. Selang tidak lama setelah penjemputan burungnya, Om Herlambang bertanya kepada saya kapan saat yang tepat memasang ring pada anakan burung.

“Untuk burung apa,” saya bertanya balik.

“Untuk anakan burung Murai Batu Om,” jawab Om Herlambang.

“Nanti saja lagi. Terpenting sekarang adalah merawat indukannya sebaik baiknya agar tetap sehat dulu. Nanti, pada saatnya akan saya jelaskan lagi Om,” ujar saya.

“Justru itu Om, masalahnya salah satu indukan yang saya ambil dari SKL sekarang sudah menetas,” Om Herlambang menerangkan.

“Ooohhh…,” sayapun terkejut sekali dibuatnya. He…he.

Tidak disangka sangka Om Herlambang yang saat datang ke SKL masih begitu culunnya, ternyata justru sekarang sudah sukses menangkarkan MB. Alhamdulillah…

Om Herlambang mengambil 2 pasang indukan MB SKL, salah satunya pejantannya dari trah SHIMANO yang memiliki ekor lumayan panjang sesuai dengan kemauannya. Yang pejantan satunya lagi MB non ring/MB hutan yang juga memiliki ekor panjang.

Mudah mudahan Om Herlambang ke depan selalu diberikan kemudahan dan kesuksesan dalam menangkarkan MB. Aamiiinnn…

 

 

 

Kontak kami: SklBirdfarm.com, Jalan Ahmad Yani No. 37 – 70 Jatibarang, Indramayu. Telepun: 081395407415, 087727505831 dan 085733695959

One Comment

  1. pesen murai bety trah jawara

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *